Cianjur| Detikupdate.com – Angin kabar sempat berembus kencang dari Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Sebuah video warga yang mengaku belum tersentuh bantuan pascagempa 2022 viral di jagat maya, menimbulkan riak kecil di tengah tenangnya kehidupan desa. Namun tak butuh waktu lama, Pemerintah Desa Cijedil bersama Forkopimcam Cugenang langsung bergerak cepat menelusuri kebenaran di balik cerita itu.
Kamis (6/11/2025) siang, Camat Cugenang Ali Akbar, Kapolsek AKP Usep, Danramil, serta Kepala Desa Cijedil, Pudin, turun langsung menapaki jalan setapak menuju Kampung Pamempek RT 02/RW 03, tempat di mana tenda biru berdiri di samping rumah warga.

“Kami sudah cek langsung. Warga atas nama Pak Dadang dan Ibu Fitria memang tinggal di tenda, tapi itu bukan tempat tinggal utama. Rumah ibunya sudah dibangun dari bantuan pascagempa, dan mereka tetap tidur di sana. Tenda itu hanya untuk menyimpan barang-barang,” tutur Pudin, Kepala Desa Cijedil, menjelaskan dengan hati-hati.
Menurutnya, video yang viral sempat menimbulkan kesalahpahaman. Sebab, seluruh warga Cijedil telah terdata dan menerima bantuan gempa sesuai ketentuan.
“Kami pun sempat kaget begitu ada berita itu. Setelah dikonfirmasi ke ketua RT dan RW, semuanya sudah jelas. Tidak ada warga kami yang luput dari bantuan,” sambungnya.
Pudin mengibaratkan kejadian ini seperti riak di permukaan air yang tampak besar padahal dasarnya tenang. Namun, ia bersyukur karena momen ini sekaligus menjadi pengingat bagi pemerintah desa untuk terus tanggap terhadap warganya.
“Kami akan terus berjuang agar warga kami hidup layak. Kalau nanti ada program seperti Rutilahu, tentu akan kami perjuangkan lagi. Pemerintah tidak menutup mata terhadap kebutuhan warga,” ucapnya dengan nada mantap.
Sementara itu, Kapolsek Cugenang AKP Usep menegaskan, setelah dilakukan peninjauan, bantuan gempa di Desa Cijedil telah selesai dan merata.
“Kami turun ke lokasi bukan sekadar menonton kabar. Kami pastikan kebenarannya. Ternyata memang bukan belum dapat bantuan, hanya saja warga tersebut waktu gempa masih ikut tinggal bersama orang tuanya. Rumah orang tuanya sudah dibangun lewat bantuan gempa,” ujarnya.
Langkah cepat Forkopimcam dan pemerintah desa menjadi bukti bahwa kabar yang sempat berembus tak selamanya benar adanya.
Desa Cijedil pun kembali tenang, seperti tanah yang dulu berguncang, kini mulai kembali tegak berdiri bersama harapan yang baru.
(Tim)





















