BANDA ACEH – Solidaritas Masyarakat Tionghoa Indonesia melalui Komite Mahasiswa dan Pemuda Aceh Nusantara (KMPAN) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp110 juta untuk korban banjir di Aceh. Bantuan tersebut didistribusikan langsung oleh relawan ke sejumlah daerah terdampak dan akan menjangkau wilayah terdampak lainnya di Aceh.
Donasi tersebut diserahkan oleh Azmi Abubakar, Pendiri Museum Pustaka Tionghoa Tangerang Selatan, sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah.

Bantuan disalurkan dalam bentuk kebutuhan pokok dan perlengkapan harian. Adapun bantuan yang disalurkan meliputi nasi bungkus, beras, minyak goreng, mi instan, ikan kaleng, telur, air mineral, susu, makanan ringan, obat-obatan, perlengkapan mandi dewasa dan anak, pampers, serta perlengkapan ibadah.
Relawan KMPAN menyalurkan bantuan tersebut secara langsung ke sejumlah titik terdampak banjir di wilayah Pidie Jaya, Bireuen, dan Aceh Tenggara, , dengan menyasar lokasi pengungsian serta permukiman warga yang masih terdampak.
Salah satu Kepala Daerah yang wilayahnya terdampak banjir, Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry, SE, MM, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian Solidaritas Masyarakat Tionghoa Indonesia kepada masyarakat Aceh, khususnya di Aceh Tenggara.
Menurut Salim Fakhry, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak banjir dan masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dalam upaya pemulihan pascabencana.
Sementara itu, Habibi, relawan KMPAN yang bertugas di wilayah Pidie Jaya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyaluran bantuan, termasuk Solidaritas Masyarakat Tionghoa Indonesia.
Ia mengatakan, bantuan yang disalurkan sangat membantu kebutuhan warga di lapangan, terutama bagi masyarakat yang masih bertahan di lokasi terdampak banjir.
Masri Amin – mantan Sekjend KMPAN – yang juga turut membantu penyaluran donasi menambahkan, penyaluran bantuan akan terus dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat dan direncanakan menjangkau wilayah terdampak lainnya di Aceh.
Azmi dalam kesempatan penyerahan donasi beberapa waktu lalu menyampaikan – “mengapa saya memilih pemuda mahasiswa utk meneruskan bantuan dari beberapa rekan adalah semata mereka merupakan komponen penting yg akan mampu meminimalisir dampak bencana. Mereka punya keikhlasan dan spirit yang besar. Kruuu Seumangat! Bersama bergandeng tangan, kita atasi musibah besar ini”, tutupnya.





















