KUTACANE, – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Tenggara sejak Sabtu sore berujung pada terjangan banjir bandang di Kecamatan Lawe Sigala-Gala, Sabtu (9/5/2026) pukul 22.00 WIB.
Debit air sungai yang meningkat drastis membawa material berupa bebatuan dan kayu gelondongan, menyumbat kolong jembatan hingga meluap ke pemukiman warga serta memutus total akses jalan nasional Kutacane-Medan.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi BPBD Aceh Tenggara hingga Minggu siang, bencana ini berdampak pada 41 keluarga atau 155 jiwa di Desa Lawe Tua Persatuan dan Desa Lawe Tua Makmur. Tercatat 4 rumah mengalami rusak berat, 15 rumah rusak sedang, dan 7 rumah rusak ringan. Selain itu, 15 rumah lainnya terendam lumpur pekat, meski hingga kini dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun pengungsi.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Tenggara, Mohd. Asbi, menyatakan bahwa penanganan darurat segera dilakukan dengan mengerahkan personel Tim Reaksi Cepat dan satu unit alat berat ekskavator. Fokus utama petugas adalah menyingkirkan material kayu dan batuan besar yang menutupi badan jalan agar jalur distribusi logistik dan akses transportasi publik tidak terhambat terlalu lama.
Memasuki Minggu sore, akses jalan nasional Kutacane-Medan telah kembali dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, para pengendara diimbau untuk tetap berhati-hati karena permukaan jalan masih licin akibat sisa sedimen lumpur. Petugas di lapangan masih terus melakukan pembersihan dan pendataan menyeluruh terkait kerugian material yang dialami warga.

Kejadian ini kembali menegaskan kerentanan wilayah Aceh Tenggara terhadap banjir kiriman dari hulu. Keberadaan kayu gelondongan yang terbawa arus menjadi alarm bagi pemangku kebijakan untuk mengevaluasi kondisi tutupan hutan. Di tengah cuaca yang mulai berawan, masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memicu kenaikan debit air sungai sewaktu-waktu.
Beragam kelompok masyarakat dan relawan telah turun ke lokasi bencana, di antaranya Ketua DPC PKS Aceh Tenggara dan juga Anggota DPRK Aceh Tenggara, Abi Hasan Muhammad Ya’coeb.
Laporan : Deni Affaldi





















