Isu Dasco Wapres Tidak Dapat Di Pertanggung Jawabkan, Stop Framing dan Hoaks

DETIK UPDATE.COM

- Redaksi

Jumat, 6 November 2026 - 15:22 WIB

509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (PW GPA) DKI Jakarta melalui Ketua PW GPA DKI Jakarta, Dedi Siregar, mengingatkan seluruh pihak agar tidak mengalihkan perhatian publik dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang saat ini menjadi perhatian dan tengah diungkap oleh Polri.

Menurut Dedi Siregar, dugaan penyadapan ilegal terhadap kepala negara merupakan persoalan serius yang harus mendapatkan perhatian bersama. Hal tersebut menyangkut keamanan negara, perlindungan komunikasi kenegaraan, serta kewibawaan dan kedaulatan institusi kepresidenan.

Ia menilai, jangan sampai perhatian masyarakat justru terseret ke berbagai spekulasi politik dan isu yang belum memiliki dasar informasi yang jelas, sehingga persoalan utama yang sedang menjadi perhatian publik kehilangan fokus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami meminta semua pihak untuk tidak mengalihkan isu dari persoalan dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Ini persoalan serius yang harus dikawal secara objektif. Biarkan Polri bekerja secara profesional untuk mengungkap fakta, mencari pihak yang bertanggung jawab, serta menyampaikan hasil penyelidikan kepada masyarakat sesuai ketentuan hukum,” tegas Dedi Siregar.

Lebih lanjut, Dedi Siregar juga menyoroti berkembangnya isu yang mengaitkan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dengan posisi Wakil Presiden. Menurutnya, isu tersebut hanya pengalihan isu masarakat jangan terjebak pada isu Wakil Ketua DPR RI bakal jadi Wapres, isu itu sengaja dibangun oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menutupi pokus kasus Penyadapan Ilegal terhadap Presiden Prabowo

Ia meminta masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika informasi tersebut berpotensi memunculkan kegaduhan dan memperkeruh suasana politik nasional.

“Jangan membangun opini seolah-olah isu Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco menjadi Wakil Presiden itu hokas dan tidak tepat, jangan menggiring opini publik dengan spekulasi. Kami meminta agar framing dan penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dihentikan,” ujarnya.

Dedi Siregar menambahkan, Sufmi Dasco Ahmad merupakan salah satu tokoh politik nasional yang memiliki peran dalam dinamika komunikasi dan persatuan politik. Karena itu, menurutnya, berbagai spekulasi yang menyeret nama Dasco harus disikapi secara proporsional dan tidak dijadikan bahan untuk menciptakan pertentangan di tengah masyarakat.

“Kita membutuhkan suasana politik yang sehat, bukan kegaduhan akibat informasi yang tidak jelas sumbernya, Sufmi Dasco itu aktor persatuan, bukan objek untuk terus-menerus digiring dalam framing politik,” ungkapnya.

Dedi Siregar juga meminta Polri agar mengusut dugaan penyadapan ilegal tersebut secara transparan, profesional, dan akuntabel sehingga masyarakat mendapatkan kejelasan berdasarkan hasil penanganan perkara.

Ia mengingatkan bahwa stabilitas nasional dan persatuan bangsa tidak boleh dikorbankan oleh penyebaran informasi yang belum teruji kebenarannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jangan sampai isu yang belum jelas justru menutupi persoalan yang lebih substansial. Kawal proses hukum, hormati fakta, dan jaga persatuan bangsa,” tutup Dedi Siregar. (*)

Berita Terkait

Menko Pangan Zulkifli Hasan Dipastikan Buka Rakernas III PJS di Batam
Langkah Kepala SMPN 10 Tangsel Tangani Dugaan Perundungan Patut Diapresiasi
Payung Pemuda Demokrasi, Dorong Pelajar Mengembangkan Potensi Diri melalui Pendidikan dan Diskusi Publik
Jangan Tunggu Kerinci Hancur Baru Bertindak, PETI di Batang Merangin Adalah Ancaman Tahap Awal yang Serius
Kapolri Perintahkan Operasi Masif Narkoba di Sejumlah Daerah, Efektivitas Penindakan Bandar Dipertanyakan
# Cueki Undangan Pertama, Polda Sumut Siapkan Undangan Klarifikasi Kedua terhadap Terlapor Dugaan Penipuan Bermodus Surat Perdamaian
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:08 WIB

250 Ibu Hamil di Brebes Dapat Layanan USG dan Pemeriksaan Gratis dari RS Bhakti Asih

Jumat, 6 November 2026 - 18:03 WIB

Nelayan Brebes Menanti Perubahan, Kampung Nelayan Merah Putih Diharapkan Tingkatkan Pendapatan

Kamis, 5 November 2026 - 18:46 WIB

Bupati Brebes Serahkan 100 Paket Sembako, Sekaligus Dengarkan Aspirasi Warga Jatibarang Lor

Kamis, 5 November 2026 - 18:38 WIB

Bupati Paramitha: Tidak Boleh Ada Anak Brebes yang Putus Sekolah karena Masalah Ekonomi

Kamis, 5 November 2026 - 08:17 WIB

Warga Brebes Korban TPPO Jaringan Internasional Jalani Sidang, LPSK Beri Titik Terang Pengembalian Kerugian

Rabu, 4 November 2026 - 06:03 WIB

Pernah Terjaring Razia Satpol PP di Tegal, Seniman Badut Ini Hijrah Cari Nafkah di Brebes

Rabu, 4 November 2026 - 05:58 WIB

Satpol PP Brebes Gencarkan Razia Baliho dan Spanduk Ilegal untuk Dongkrak PAD

Selasa, 3 November 2026 - 18:55 WIB

Menko Muhaimin: Kopi Pesantren Al Hikmah 2 Brebes Berpotensi Jadi Penggerak Ekonomi Masyarakat

Berita Terbaru