BREBES //detikupdate.com – Perjuangan hidup demi menghidupi keluarga bisa datang dari jalan mana saja, termasuk dengan menjadi seniman jalanan. Hal inilah yang dilakoni oleh Trisno, seorang warga asal Kota Tegal yang sudah empat tahun terakhir menggantungkan hidupnya sebagai seniman badut jalanan.
Saat ditemui di lampu merah Islamic Center Brebes pada Selasa, 3 November 2026, Trisno membagikan kisah perjalanannya dalam mencari rezeki. Pria yang kini sudah enam bulan beroperasi di kawasan Islamic Center Brebes tersebut mengaku terpaksa hijrah ke kabupaten tetangga demi menyambung hidup.
Sebelum menetap di Brebes, Trisno sempat mengalami pengalaman pahit di kota asalnya. Ia menceritakan bahwa dirinya pernah satu kali terjaring razia dan ditangkap oleh petugas Satpol PP Kota Tegal saat tengah mengais rezeki di salah satu lampu merah di sana. Kejadian tersebut membuatnya memutuskan untuk memindahkan area kerjanya ke wilayah Kabupaten Brebes.
Dari profesinya sebagai badut jalanan ini, Trisno mengumpulkan rupiah demi rupiah dari belas kasih para pengguna jalan. Penghasilan yang ia bawa pulang pun tidak menentu. Jika jalanan sedang ramai, ia bisa mengantongi pendapatan berkisar Rp100.000 per hari. Namun, saat kondisi jalanan sepi, ia harus puas hanya dengan membawa pulang uang sebesar Rp70.000.
Meski penghasilannya pas-pasan dan penuh ketidakpastian, dari uang itulah Trisno tetap bertahan dan bertanggung jawab penuh untuk menghidupi keluarganya di rumah, yang terdiri dari seorang istri dan dua orang anak yang masih membutuhkan biaya hidup.
Reporter Teguh



















