Oknum Satlantas Pasbar diduga Abaikan SOP, Pengejaran Brutal Nyaris Renggut Nyawa.

ABDUL GHOFUR

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:52 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Pasaman Barat // detikupdate.com — Insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Rabu, (30/9/2026), di kawasan simpang samping rumah dinas Bupati, Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, kembali menyorot kinerja aparat Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasaman Barat.

Diduga sudah sering Aksi pengejaran terhadap pengendara sepeda motor yang Diduga melanggar aturan lalu lintas berujung Kecelakaan benturan keras dengan mobil pickup Hilux, memicu dugaan pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP) oleh petugas di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa bermula ketika dua orang yang mengendarai sebuah sepeda motor metic melintas tanpa helm, menggunakan knalpot brong, serta modifikasi tidak sesuai standar. Petugas Polantas berinisial FB sempat memberikan teguran, namun pengendara memilih melarikan diri menuju arah Rumah Sakit Yarsi.

Dalam keterangannya di lapangan, FB menjelaskan kronologi awal kejadian. “Oi, helm ang!” bentaknya spontan saat menegur pengendara. Ia menambahkan, “Ia berhenti dan melihat, kemudian ia lari dan meng gas-gas Hondanya.” jelas FB

Aksi pengejaran di tengah arus lalu lintas yang cukup padat kemudian berakhir tragis di persimpangan dekat Rumah Sakit (RS) Ibnu Sina Yarsi Simpang Empat. Sepeda motor korban bertabrakan dengan mobil pickup Hilux milik pengguna jalan lainnya yang diketahui bernama Yusuf. Benturan keras membuat motor rusak parah, mesin pecah, klahar roda depan pecah, dan bodi motor banyak hancur, sementara bumper mobil Hilux pecah sampai lepas. Beruntung, kedua pengendara motor selamat.

Yusuf, pemilik mobil Hilux yang terlibat tabrakan, mengaku kaget dengan kejadian tersebut. “Saya hendak masuk ke jalan dan berputar, sudah masuk setengah jalan. Saya dari arah SMPN 1 Pasaman, siap menjemput anak sekolah. Tiba-tiba motor itu melaju kencang dan langsung menghantam mobil saya. Kerusakan cukup parah, tapi syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sementara itu, salah satu pengendara sepeda motor yang terlibat kecelakaan menyampaikan penyesalan atas insiden tersebut. “Kami buru-buru ke rumah sakit untuk mengantarkan baju, orang tua kami sakit. Kami tidak menyangka akan dikejar sampai terjadi tabrakan,” ungkapnya.

Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai penerapan SOP oleh aparat Satlantas pasbar . Regulasi UU No. 22 Tahun 2009 dan PP No. 80 Tahun 2012 memang memberi kewenangan polisi untuk menindak pelanggar, namun SOP internal menekankan asas proporsionalitas, kehati-hatian, serta keselamatan umum.

Dalam praktiknya, aparat tidak dibenarkan melakukan tindakan diskresi berisiko tinggi apabila upaya tersebut justru berpotensi membahayakan jiwa pelanggar maupun pengguna jalan lain. Pengejaran yang berujung kecelakaan ini dinilai mengabaikan prinsip keselamatan publik.

Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian menyayangkan tindakan aparat dalam insiden ini. “Untung pengendara itu tidak apa-apa, hanya luka ringan. Bagaimana kalau dia meninggal atau terjadi kecelakaan parah? Polisi seharusnya lebih hati-hati, jangan sampai penindakan justru membahayakan nyawa orang,” ujar salah seorang warga yang menyaksikan kejadian.

Sorotan publik semakin tajam karena insiden ini terjadi di dekat fasilitas kesehatan, di mana lalu lintas relatif padat dan banyak masyarakat melintas. Risiko kecelakaan di area vital seperti rumah sakit seharusnya menjadi pertimbangan utama aparat dalam mengambil keputusan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, AKP Nanin, memberikan keterangan terkait insiden tersebut, saat di konfirmasi melalui Whats App Seluler. “Nihil, kejadian murni jatuh sendiri dan tidak membuat laporan ke Satlantas. Anggota kami menolong karena kejadian dekat kantor,” jelasnya dalam chat WhatsApp tersebut.

Insiden ini menjadi momentum penting bagi Satlantas Pasaman Barat untuk memperbaiki pola penindakan. Transparansi, akuntabilitas, dan komitmen terhadap SOP harus ditegakkan agar kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian tidak semakin terkikis.

Dengan adanya sorotan tajam dari masyarakat, kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi aparat kepolisian agar lebih berhati-hati dalam mengambil tindakan di lapangan. Penegakan hukum harus tetap berjalan, namun keselamatan publik wajib menjadi prioritas utama. ( Ipendi PLR)

Berita Terkait

Mantan Pensiunan PNS di Tegal Minta Maaf Terbuka Usai Diduga Peras Kades dan Catut Nama LSM-Wartawan
Diduga Tak Sesuai Bestek, Proyek Drainase Desa Siwungkuk Disorot!
Polsek Dukuhwaru Edukasi Warga Cegah Kebakaran Lahan
Renovasi SDN Sidakaton 02 Dukuhuri Tegal Dipertanyakan: Diduga Pakai Besi Ukuran Kecil & Tanpa Papan Informasi Proyek
Kontrak Berakhir, Gaji Ribuan PPPK Paruh Waktu di Brebes Bulan Oktober Diprediksi Mundur hingga Pertengahan Bulan
Bantuan Beras Bulog Sempat Ditahan Oknum RT/RW, Camat Banjarharjo Tegaskan Masalah Sudah Selesai
HORAS PRESISI: Kapolres Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon
Distribusi SPPT PBB di Jatibarang Lor Mandek, Baru 11 Warga RT 05 yang Menerima

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:52 WIB

Oknum Satlantas Pasbar diduga Abaikan SOP, Pengejaran Brutal Nyaris Renggut Nyawa.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Mantan Pensiunan PNS di Tegal Minta Maaf Terbuka Usai Diduga Peras Kades dan Catut Nama LSM-Wartawan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:37 WIB

Diduga Tak Sesuai Bestek, Proyek Drainase Desa Siwungkuk Disorot!

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Polsek Dukuhwaru Edukasi Warga Cegah Kebakaran Lahan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:33 WIB

Renovasi SDN Sidakaton 02 Dukuhuri Tegal Dipertanyakan: Diduga Pakai Besi Ukuran Kecil & Tanpa Papan Informasi Proyek

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Bantuan Beras Bulog Sempat Ditahan Oknum RT/RW, Camat Banjarharjo Tegaskan Masalah Sudah Selesai

Rabu, 30 September 2026 - 22:32 WIB

HORAS PRESISI: Kapolres Simalungun Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penyelesaian Sengketa Lahan di Girsang Sipangan Bolon

Rabu, 30 September 2026 - 21:52 WIB

Distribusi SPPT PBB di Jatibarang Lor Mandek, Baru 11 Warga RT 05 yang Menerima

Berita Terbaru

REGIONAL

Polsek Dukuhwaru Edukasi Warga Cegah Kebakaran Lahan

Kamis, 1 Okt 2026 - 19:38 WIB