Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V, Wahyu Ferdian Tekankan Peran PKBM

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 18 September 2026 - 21:47 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR | DETIKUPDATE.COM – Bupati Cianjur H. Mohammad Wahyu Ferdian membuka secara resmi Gema Tunas V PKBM dan SKB tingkat Provinsi Jawa Barat di Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung hingga 20 September 2026 tersebut turut dihadiri Direktur Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen Dr. I. Gusti Made Ardana, Kapolres Cianjur AKBP Dr. Akhmad Alexander Yuriko Hadi, Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, Kepala Kejaksaan Negeri Cianjur Suci Wijayanti, Ketua DPRD Cianjur Dr. Ir. Hj. Metty Triantika, Kadisdikpora Cianjur H. Ruhli Solehudin serta jajaran Forum PKBM.

Mengusung tema “Semangat Panca Waluya Menuju Jawa Barat Istimewa di Era Baru” dengan jargon “PKBM dan SKB Berkarya, Berbakti, Peduli”, kegiatan mempertemukan warga belajar pendidikan kesetaraan dari berbagai daerah melalui kepramukaan, pembinaan, perlombaan, kegiatan kelompok hingga aktivitas bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Bupati Wahyu Ferdian menegaskan bahwa persoalan warga yang belum mengenyam pendidikan di Cianjur membutuhkan perhatian dan penanganan bersama.

“Masih tingginya angka warga yang tidak sekolah di Cianjur harus mendapat perhatian bersama. Pemerintah daerah akan terus mendorong masyarakat usia wajib belajar agar mendapatkan akses pendidikan melalui berbagai program yang tersedia,” ujar Wahyu.

Menurutnya, kesempatan belajar tidak semestinya berhenti karena seseorang tidak lagi berada dalam usia sekolah formal. Masyarakat dari berbagai kelompok usia tetap memiliki ruang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melalui pendidikan nonformal.

“Bagi masyarakat yang tidak berada pada usia sekolah formal, tetap harus memiliki kesempatan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan melalui PKBM yang ada di wilayah masing-masing,” tegasnya.

Wahyu juga menyampaikan bahwa Gema Tunas V menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus membangun semangat belajar warga pendidikan kesetaraan. Selain peserta dari berbagai wilayah Jawa Barat, kegiatan tersebut juga diikuti perwakilan dari sejumlah provinsi lain, di antaranya Banten, NTB, Kalimantan dan Sulawesi.

Sementara itu, Ketua DPD Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Cianjur, Deni Abdul Kholik, mengatakan Gema Tunas V merupakan program Forum Komunikasi PKBM Provinsi Jawa Barat yang tahun ini diselenggarakan di Kabupaten Cianjur.

Menurut Deni, kegiatan kepramukaan pendidikan nonformal dirancang sebagai sarana pembinaan karakter, kemandirian dan kedisiplinan warga belajar, khususnya peserta pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C.

“Gema Tunas ini menjadi ruang bagi warga belajar untuk mengembangkan potensi melalui kegiatan kepramukaan dan aktivitas kebersamaan,” kata Deni.

Ia menambahkan, panitia telah menerapkan sejumlah ketentuan selama kegiatan, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan perkemahan, mengikuti jadwal, menjaga perlengkapan hingga membangun kerja sama antarkelompok.

Peserta juga diwajibkan mengikuti jam malam dan berada di dalam tenda setelah waktu istirahat paling lambat pukul 22.00 WIB. Para pembimbing dan pendamping bertanggung jawab memantau kondisi kesehatan peserta.

Setiap kontingen juga diwajibkan melengkapi administrasi kesehatan, surat tugas dari Dinas Pendidikan kabupaten/kota, data NISN serta surat keterangan sehat dari Puskesmas.

“Ketentuan ini diterapkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman dan memberikan pengalaman pembinaan yang positif bagi peserta,” pungkas Deni.

Gema Tunas V PKBM dan SKB se-Jawa Barat dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga 20 September 2026, sekaligus menjadi ruang silaturahmi dan pembinaan karakter bagi warga belajar pendidikan nonformal dari berbagai daerah.***(Rst)

Berita Terkait

Nama Koh Beeng Disorot di Tengah Polemik Galian C Cimangkok, Apa Keterkaitannya
Dituduh Tak Sesuai Bestek dan tidak transparan di Medsos,  SMA N 1 Wanasari Brebes Klarifikasi Proyek Revitalisasi Rp 1,4 Miliar
Polsek Adiwerna Bagikan 150 Ponggol Gratis Untuk Warga
Polres Tegal Bersama BNN Dan Lapas Gelar Razia Serta Tes Urine
Kamrussamad Gebrak UMKM Cianjur: Fintech Jangan Cuma Jadi Aplikasi, Harus Bantu Pelaku Usaha
Penyidikan Kasus Penipuan Online Pig Butchering Selesai, 38 Tersangka Dilimpahkan ke JPU
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Tegal Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan
Kamrussamad Tegaskan Dana Desa Tak Boleh Sekadar Cair: Setiap Rupiah Harus Berdampak

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 08:45 WIB

Nama Koh Beeng Disorot di Tengah Polemik Galian C Cimangkok, Apa Keterkaitannya

Jumat, 18 September 2026 - 21:47 WIB

Cianjur Jadi Tuan Rumah Gema Tunas V, Wahyu Ferdian Tekankan Peran PKBM

Jumat, 18 September 2026 - 15:01 WIB

Polsek Adiwerna Bagikan 150 Ponggol Gratis Untuk Warga

Jumat, 18 September 2026 - 14:50 WIB

Polres Tegal Bersama BNN Dan Lapas Gelar Razia Serta Tes Urine

Kamis, 17 September 2026 - 22:41 WIB

Kamrussamad Gebrak UMKM Cianjur: Fintech Jangan Cuma Jadi Aplikasi, Harus Bantu Pelaku Usaha

Kamis, 17 September 2026 - 15:27 WIB

Penyidikan Kasus Penipuan Online Pig Butchering Selesai, 38 Tersangka Dilimpahkan ke JPU

Kamis, 17 September 2026 - 15:22 WIB

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-71, Satlantas Polres Tegal Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

Kamis, 17 September 2026 - 09:40 WIB

Kamrussamad Tegaskan Dana Desa Tak Boleh Sekadar Cair: Setiap Rupiah Harus Berdampak

Berita Terbaru