Rabat Beton Baru Retak & Tanpa Papan Informasi, Proyek Kluwut Dukuhlo Dipertanyakan

REDAKSI JAWA TENGAH

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:53 WIB

5027 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BREBES //detikupdate.com — Pekerjaan rabat beton di Desa Kluwut, wilayah Dukuhlo, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat. Dua masalah utama yang disorot: kualitas bangunan yang diduga di bawah standar, serta ketiadaan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Baru Selesai Sudah Retak Memanjang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, permukaan beton yang baru saja selesai dikerjakan sudah terlihat retak memanjang di beberapa bagian. Warga mempertanyakan kualitas material dan proses pengerjaan yang dilakukan pihak pelaksana.

“Sangat disayangkan, garapan baru selesai, belum lama dipakai sudah muncul retakan memanjang seperti ini. Kami khawatir kualitasnya memang kurang baik,” ungkap salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Tanpa Papan Informasi, Transparansi Dipertanyakan

Selain masalah kualitas, warga juga menyoroti tidak adanya papan informasi proyek yang wajib dipasang di lokasi pekerjaan. Warga tidak mengetahui siapa pelaksana pekerjaan, berapa nilai anggaran, serta sumber dana yang digunakan.

Padahal, berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta aturan pengadaan barang dan jasa pemerintah, setiap proyek yang menggunakan anggaran negara wajib memasang papan informasi yang memuat nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, waktu pelaksanaan, serta nama pelaksana. Ketiadaan papan informasi ini memicu dugaan kuat bahwa proyek tidak berjalan secara transparan dan tertutup dari pengawasan masyarakat.

Warga Minta Penjelasan Resmi

Warga berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan menyeluruh. Jika terbukti pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan tidak memenuhi asas transparansi, warga meminta pihak pelaksana segera memperbaiki kerusakan tersebut dengan kualitas yang benar-benar memenuhi standar, serta melengkapi papan informasi proyek sesuai ketentuan yang berlaku.

Masalah pada proyek rabat beton di Desa Kluwut, wilayah Dukuhlo, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, belum selesai. Meski pihak pelaksana mengaku sudah melakukan perbaikan terhadap bagian yang retak, namun saat awak media melakukan pengecekan langsung di lokasi, kerusakan tersebut masih terlihat jelas

Pelaksana Klaim Sudah Diperbaiki, Fakta di Lokasi Berbeda

Saat dikonfirmasi melalui telepon, Ajis selaku pihak pelaksana pekerjaan menyatakan bahwa bagian yang retak tersebut sudah diperbaiki. “Bagian yang pecah sudah kami perbaiki, insyaallah sudah baik,” ujarnya singkat melalui sambungan telepon,

Namun saat awak media meninjau langsung ke lokasi, fakta berbicara lain. Bagian yang diklaim sudah diperbaiki itu memang terlihat ada upaya penambalan, namun retakan tetap terlihat jelas memanjang di permukaannya. Artinya, perbaikan yang dilakukan belum tuntas dan tidak menyelesaikan masalah secara mendasar

Warga Semakin Khawatir

Kondisi ini tentu menambah kekhawatiran warga setempat. Jika perbaikan saja tidak kunjung sempurna, bagaimana dengan kualitas keseluruhan jalan tersebut di masa mendatang? Belum lagi ketiadaan papan informasi proyek yang membuat warga tidak mengetahui detail anggaran, spesifikasi, serta tanggung jawab pelaksana secara resmi.

Warga berharap dinas terkait segera melakukan pemeriksaan menyeluruh, bukan sekadar penambalan permukaan yang hanya bertujuan menutup mata. Kualitas jalan yang kuat dan tahan lama adalah hak masyarakat, bukan sekadar formalitas proyek.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih menunggu tanggapan resmi dari instansi terkait.

Reporter gofur

 

 

Berita Terkait

Digitalisasi Pembayaran Daerah Brebes Diperluas, Warga Didorong Nikmati Layanan yang Lebih Mudah dan Transparan
Libatkan Komunitas Kreatif, Dinkominfotik Brebes Perluas Edukasi Pencegahan Rokok Ilegal
Digitalisasi Pembayaran Daerah Brebes Diperluas, Warga Didorong Nikmati Layanan yang Lebih Mudah dan Transparan
Satlantas Polres Brebes Gandeng Radio Singosari FM, Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Fenomena Pinjam Bendera Lelang Disebut Kebodohan, Ahli Tegaskan Hanya KSO dan Kuasa Direktur yang Sah
Terapkan Lelang Mini Kompetisi, Pengamat Apresiasi Transparansi Pemkab Brebes
Pemkab Brebes Optimistis Proyek PLTSa Bregas Segera Terwujud
Senyum Siti Hanifah hingga Harapan Mahasiswa, Bantuan Baznas Brebes Menjangkau Warga

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kapolres Tegal Hadiri Wisuda Ahli Madya Ke-6 Politeknik Baja Tegal Tahun 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Polres Tegal Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026, Tingkatkan Ketertiban dan Keselamatan Berlalu Lintas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Dukung Pengamanan Unjuk Rasa di Semarang, Personel Dalmas Polres Tegal Tunjukkan Kesiapsiagaan Polri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Polres Tegal Lakukan Mitigasi Karhutla di Sekitar Jalur Tol KM 294 Suradadi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:25 WIB

Kapolres Tegal Dampingi Pangdam IV/Diponegoro Tinjau KDKMP Dukuhturi dan Serahkan Bantuan Sembako kepada Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polres Tegal Ungkap Kasus Pencabulan Anak di Dukuhwaru, Utamakan Perlindungan Korban

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Quick Response Polres Tegal Tindak Lanjuti Video Viral Dugaan KDRT, Kapolres Tinjau Langsung Kondisi Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Warga Dukuhwaru Tegal Kepung Rumah Remaja Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur

Berita Terbaru