Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Denny Febrian Roza dalam menggerakkan program perlindungan sosial bagi anak yatim piatu, khususnya yang berasal dari keluarga kurang mampu di Aceh Tenggara. Sejak 2020, Denny menginisiasi alokasi anggaran dari APBK melalui pokok pikiran (Pokir) dan aspirasi, sehingga program santunan anak yatim piatu bias dilaksanakan setiap tahun, terutama pada bulan Ramadhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Upaya tersebut dinilai memberikan dampak signifikan tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi juga untuk meningkatkan rasa kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat. Program santunan ini secara rutin menyasar anak-anak di daerah pemilihan (Dapil) II dan sekitarnya, serta menjadi salah satu agenda prioritas sejak awal Denny menjabat sebagai ketua legislatif di daerah tersebut.
Dalam keterangan usai acara, Denny menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang ia terima. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi tambahan untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, utamanya dalam memastikan kesejahteraan kelompok rentan. Menurutnya, inisiatif pemberdayaan anak yatim piatu harus berjalan beriringan dengan upaya pengawalan pembangunan infrastruktur dan peningkatan ekonomi masyarakat luas.
Denny juga menegaskan komitmennya untuk tetap mengalokasikan anggaran khusus dalam rangka mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan, baik melalui peran legislatif maupun kolaborasi lintas sektor bersama pemerintah daerah dan elemen lainnya. Semangat berbagi pada bulan suci Ramadhan diharap dapat terus menginspirasi masyarakat untuk memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sesama.
Pemberian penghargaan Serambi Award kepada Denny Febrian Roza dinilai menjadi bentuk pengakuan terhadap kerja nyata pemimpin daerah dalam merealisasikan program-program berkelanjutan di bidang sosial. Ke depan, ia berjanji akan semakin meningkatkan peran dan upayanya demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Aceh Tenggara, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih.