Cianjur – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cianjur menggelar kegiatan pembukaan lahan pertanian di wilayah Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, pada Kamis (13/11/2025).
Lahan seluas 3 hektar dari total 6,5 hektar aset milik Lapas Cianjur tersebut mulai digarap untuk dijadikan area pertanian produktif. Kegiatan diawali dengan pembersihan area dan penggemburan tanah menggunakan alat berat, yang turut melibatkan warga binaan pemasyarakatan (WBP) di bawah pengawasan langsung petugas lapas.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Cianjur juga berkoordinasi dengan Polres Cianjur dan kelompok petani setempat, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam memperkuat kemandirian pangan di wilayah tersebut.
“Kegiatan ini bukan hanya untuk mendukung ketahanan pangan daerah, tapi juga menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan agar lebih produktif dan siap kembali ke masyarakat,” ujar salah satu pejabat Lapas Cianjur.
Rencananya, lahan pertanian itu akan ditanami jagung dan sejumlah komoditas bernilai ekonomis lainnya. Diharapkan hasil pertanian ini kelak dapat membantu kebutuhan internal sekaligus memberi nilai tambah bagi program pembinaan kemandirian warga binaan.
Langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen Lapas Cianjur dalam menciptakan program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan bermanfaat, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga bagi masyarakat sekitar.
Seperti benih yang tumbuh dari tanah yang digemburkan, program ini diharapkan menumbuhkan harapan baru bagi para warga binaan, bahwa setiap tangan yang pernah salah arah masih bisa menanam masa depan yang lebih baik.(Rst)





















