BREBES//detikupdate.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Sisalam, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, menunjukkan komitmen kuat dalam membentengi generasi mudanya dari bahaya laten narkoba dan kenakalan remaja. Bekerja sama dengan jajaran kepolisian, Pemdes Sisalam menggelar kegiatan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) pada Senin (8/6/2026) malam.
Kegiatan ini bertempat di Aula Balai Desa Sisalam. Acara tersebut dihadiri oleh sedikitnya 200 peserta yang terdiri dari perwakilan pemuda dan warga setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya edukasi.
Langkah preventif ini lahir dari koordinasi yang apik antara Kepala Desa Sisalam, Idi Fitriadi, dengan pihak kepolisian. Gagasan tersebut sebelumnya telah dikomunikasikan dengan Kapolsek Wanasari dan mendapat sambutan hangat serta dukungan penuh, hingga Polres Brebes turut berpartisipasi aktif dengan menerjunkan personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba).
Pemaparan Hukum dan Dampak Kesehatan oleh Satresnarkoba
Hadir sebagai narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Kaur Bin Ops (KBO) Satresnarkoba Polres Brebes, Ipda Yuswicandra. Kehadirannya didampingi langsung oleh Kapolsek Wanasari Iptu Joko Widyanto beserta jajaran.
Dalam keterangan yang disampaikan pada Selasa (09/06), Ipda Yuswicandra mengupas tuntas mengenai bahaya narkoba, mulai dari kerusakan fisik, gangguan mental, hingga konsekuensi hukum yang sangat berat bagi para pelaku penyalahgunaan maupun pengedar. Ia mengajak seluruh remaja untuk membangun ketahanan diri yang kuat dan berani menolak segala bentuk bujukan yang mengarah pada tindakan kriminal.
“Pahamilah bahwa narkoba bukan solusi, melainkan pintu menuju kehancuran. Jangan sampai tergoda dan berurusan dengan hukum. Jadilah generasi cerdas, berani berkata tidak pada hal negatif, dan berguna bagi keluarga, desa, serta negara,” pesan Ipda Yuswicandra di hadapan ratusan pemuda.
Inisiatif proaktif dari Pemdes Sisalam ini menuai pujian luar biasa dari pihak kepolisian. Kapolsek Wanasari, Iptu Joko Widyanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian pihak desa terhadap masa depan generasi muda.
Menurut Iptu Joko, ini merupakan momen langka di mana sebuah pemerintahan desa secara mandiri dan proaktif mengumpulkan ratusan remajanya khusus untuk mendapatkan edukasi pencegahan narkoba. Atas dasar itulah, ia berencana menjadikan Desa Sisalam sebagai contoh nyata bagi desa-desa lainnya.
“Ini hal yang sangat positif dan baru bagi kami. Jarang ada desa yang secara khusus mengumpulkan pemudanya untuk dibekali pengetahuan seperti ini. Kami siap menjadikan Desa Sisalam sebagai percontohan (pilot project) agar desa lain dapat meniru langkah baik ini,” ungkap Iptu Joko Widyanto.
Melalui kegiatan P4GN ini, diharapkan Desa Sisalam dapat benar-benar bertransformasi menjadi Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba). Selain itu, bekal pengetahuan yang diberikan diharapkan mampu melindungi para remaja dari pengaruh buruk lingkungan, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, sehat, dan berprestasi. (Hms)





















