CIANJUR – Insiden tak biasa terjadi di Kampung Landbou, Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Jumat (24/10/2025) malam.
Sekelompok pengemudi ojek online (ojol) mendatangi rumah seorang penumpang lantaran tak terima mendapat rating 1 bintang.

Penumpang yang menjadi korban, sebut saja RO, saat dihubungi awak media melalui pesan WhatsApp, menceritakan kronologi kejadian tersebut.
“Awalnya saya memesan ojol menggunakan handphone teman saya di Kampung Landbou, tujuan ke Panyawean, Pacet. Saat perjalanan, semuanya berjalan lancar sampai tiba di lokasi tujuan,” tutur RO.
Ia mengaku sempat memberi saran kepada pengemudi ojol agar mengambil jalur yang lebih cepat menuju jalan raya. Namun, respons sang pengemudi justru tidak menyenangkan.
“Entah karena apa, tiba-tiba dia tancap gas sambil menggeber motor dengan suara keras. Saya merasa tidak dihargai, jadi saya minta teman saya memberi rating 1 di aplikasi,” ujarnya.
Beberapa jam kemudian, malam itu juga, sekelompok pengemudi ojol mendatangi rumah RO untuk menanyakan alasan pemberian rating rendah tersebut.
“Dengan tenang saya jelaskan bahwa pelayanan mereka tidak sesuai SOP sebagai pengemudi ojol, bahkan menunjukkan sikap tidak sopan (bad attitude). Tapi mereka malah meminta saya untuk mencabut laporan ke customer service,” katanya.
Karena pemesanan dilakukan menggunakan akun milik temannya, rombongan ojol tersebut kemudian mendatangi lokasi pemesanan pertama.
Salah satu kerabat korban, sebut saja EN, mengaku turut merasa tidak dihargai mendengar kabar tersebut. Ia bersama anggota Polsek Pacet mendatangi rumah korban untuk memastikan situasi tetap kondusif.
“Saya datang bersama anggota Polsek Pacet karena khawatir suasana jadi tidak aman di malam hari,” ucap EN.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian juga pihak ojol belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.(Tim)





















