CIANJUR – Gebrakan luar biasa bakal di gelar Monlight Cafe & Resto bekerja sama dengan komunitas musisi Cipanas-Cianjur bersiap menggelar konser amal spektakuler untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang berjuang di Sumatra, khususnya Aceh Tamiang.
Bukan sekadar konser biasa, acara yang akan memuncak pada 15 Februari 2025 ini bakal menjadi sejarah baru. Panggung Monlight akan menghadirkan dua bintang tamu nasional yang sudah tidak asing lagi yakni Naga dan Dika dari Ada Band.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 23 band papan atas lokal Cianjur dan Cipanas, termasuk legenda musik seperti Sevenup dan Alegra, dipastikan akan turun gunung. Mereka bersatu dalam satu frekuensi, Musik untuk Kemanusiaan.
“Kami tergerak, Ini adalah aksi nyata musisi lokal untuk saudara kita di Sumatra yang sangat membutuhkan bantuan. Kami mengumpulkan semua kekuatan musisi senior dari Cipanas dan Cianjur untuk memberikan yang terbaik,” tegas Sofian, Wakil Ketua Panitia Pelaksana, dengan penuh semangat (19/01).
Hanya dengan tiket seharga Rp150.000, penonton tidak hanya mendapatkan suguhan musik kelas dunia, tapi juga langsung menjadi pahlawan bagi korban bencana. Panitia memastikan bahwa minimal 50% hasil penjualan tiket akan didonasikan langsung.
Tak hanya tiket, panitia juga merilis official merchandise berupa kaos eksklusif yang hasil penjualannya 100% dialokasikan untuk donasi. Targetnya pun fantastis, Donasi diharapkan tembus hingga Rp100 Juta.
Hype acara ini sudah mulai terasa sejak hari ini, Tim relawan sudah mulai bergerak melakukan pre-event dan kampanye masif di berbagai titik strategis.
Seperti di Car Free Day (CFD) Cianjur dan Cipanas. juga Booth khusus di berbagai venue rekanan musisi seperti Hotel Aston, Roofpark, hingga Balqis.
“Kami akan pasang booth di mana-mana, Selain jual tiket, kami juga buka pintu seluas-luasnya untuk bantuan donasi, Semuanya akan kami salurkan secara simbolis melalui lembaga Kita Peduli langsung ke Aceh Tamiang,” tambah Sofian.
Aksi hebat ini pun tengah dikoordinasikan untuk melibatkan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur serta Disbudpar. Ini bukan sekadar acara hiburan, melainkan gerakan solidaritas warga Cianjur untuk Indonesia. (Rst)





















