CIANJUR – Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Cianjur sejak subuh hingga menjelang siang pada Minggu (18/01/2025). Kondisi ini menyebabkan debit air meningkat tajam, khususnya di wilayah Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, yang mengakibatkan luapan air ke permukaan jalan dan pemukiman.
Pemicu utama luapan air tersebut berasal dari tersumbatnya gorong-gorong oleh material batu besar di Kampung Gunung lanjung 1. RT 04 RW 06. Meski gorong-gorong tersebut sempat diperbaiki sebelumnya, derasnya arus air kali ini tak kuasa membendung sumbatan hingga air meluap.

Mendapat laporan dari warga, Pemerintah Desa Cijedil menunjukkan respons cepat. Meski terjadi di hari libur dan di tengah guyuran hujan deras, Kepala Desa Cijedil, Pudin, atau yang akrab disapa Dino oleh warganya, turun langsung ke lokasi untuk memimpin perbaikan tanpa mempedulikan cuaca.
Tanpa canggung, Kades Dino terjun langsung membetulkan aliran air yang tersumbat. Aksi spontan ini memicu semangat gotong royong warga setempat yang ikut membantu menyingkirkan material batu. Berkat kerja sama tersebut, luapan air berhasil diatasi dan perlahan surut.
Di sela-sela kegiatannya, Pudin (Dino) memberikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat Desa Cijedil. Ia meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang sedang tidak menentu.
“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Cijedil, khususnya yang berada di area rawan, untuk tetap waspada terhadap cuaca hujan yang intensitasnya tinggi serta potensi angin kencang yang saat ini sering terjadi secara tidak menentu,” ujar Dino di lokasi.
Ia juga mengingatkan warga agar rutin mengecek saluran air di lingkungan masing-masing guna mencegah penyumbatan serupa di kemudian hari. “Kerjasama warga dalam menjaga kebersihan drainase sangat penting agar saat hujan deras, air tetap mengalir lancar dan tidak membahayakan lingkungan,” tambahnya.
Aksi tanggap darurat dan himbauan dari Kades Cijedil ini menuai apresiasi dari warga. Sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat diharapkan dapat meminimalisir dampak buruk dari cuaca ekstrem yang melanda wilayah Cianjur belakangan ini.
(Rst)





















