CIANJUR – Ketua Gerakan Muda Cianjur Bersatu (GMCB), Azzam Mohasm, naik pitam setelah mendapati pihak pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung Layungsari, Desa Cibeureum, terkesan sengaja menghindar. Rencana klarifikasi terkait dugaan pembuangan limbah sampah yang dijadwalkan hari ini, Senin (12/1/2026), berakhir buntu setelah para pengurus SPPG tak menampakkan batang hidungnya.

Azzam menilai, alasan “sakit” atau “jarang masuk” yang dilontarkan para pekerja hanyalah dalih klasik untuk menutupi borok pengelolaan sampah yang carut-marut.
“Program Makan Bergizi ini niatnya mulia, tapi kalau eksekusi di lapangan mengotori lingkungan dan pengelolanya main kucing-kucingan, ini namanya amatir! Jangan bersembunyi di balik kata sakit saat dimintai pertanggungjawaban,” tegas Azzam kepada awak media.
Kekecewaan Azzam bukan tanpa alasan. Dugaan pembuangan sampah sembarangan di RT 01/05 Desa Cibeureum tersebut telah memicu keresahan warga. Ia mencium adanya ketidakterbukaan dalam akuntabilitas pengelolaan program yang seharusnya menjadi percontohan ini.
Camat Cugenang, Ali Akbar, pun turut angkat bicara dan memberikan peringatan keras. Ia menegaskan bahwa profesionalisme adalah harga mati, terutama dalam pengelolaan limbah. “Programnya baik, tapi tidak boleh dijalankan secara tidak profesional, apalagi soal sampah,” cetus Ali.
Tak tinggal diam, Azzam Mohasm mendesak dinas terkait untuk segera melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi. Ia mengingatkan bahwa ada ancaman pidana di balik kecerobohan ini, yakni pelanggaran UU No. 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah dan UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lingkungan Hidup.
“Jika terbukti ada pelanggaran dan tidak ada itikad baik untuk pembenahan, kami pastikan masalah ini akan kami bawa ke jalur hukum. Kami tidak butuh pengelola yang hanya mau proyeknya saja, tapi abai pada dampaknya ke masyarakat,” pungkas Azzam dengan nada menantang.
Hingga berita ini diturunkan, kantor pengelola SPPG masih tampak sepi, meninggalkan tanda tanya besar bagi warga dan pegiat lingkungan di Cianjur.
(Rst)





















