CIANJUR – Dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh Kepala Desa Babakansari, Ade Suparman, dalam mengupayakan kesejahteraan warganya. Di bawah kepemimpinannya, pembangunan jembatan penghubung sepanjang 30 meter antara Kp. Cikadu (Desa Babakansari) dengan Kp. Pajagan (Desa Sukamulya), Kecamatan Sukaluyu, kini tengah berjalan intensif dan disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat, Sabtu (03/01/2026).

Jembatan ini merupakan bagian dari program “Jembatan Dedikasi Komunitas 1011 X Putra Peduli” yang diinisiasi oleh Forum Membangun Desa (Formades) dan didonasikan langsung oleh Komunitas 1011, serta didukung penuh oleh relawan dari PT Harmoni Nusa.
Tak sekadar memberikan arahan di balik meja, Ade Suparman terjun langsung ke lokasi pembangunan untuk ikut bergotong royong bersama warga dan para relawan.
Langkah nyata sang Kepala Desa ini menjadi pelecut semangat bagi masyarakat yang selama puluhan tahun hanya mengandalkan jembatan bambu yang rawan untuk beraktivitas. Jembatan baru ini nantinya akan menjadi akses jalur cepat bagi anak sekolah serta fasilitas umum lainnya.
“Alhamdulillah, kebahagiaan ini sulit diungkapkan dengan kata-kata. Berkat kolaborasi bersama rekan-rekan relawan Harmoni Nusa dan Komunitas 1011, jembatan yang sudah dinantikan warga kami selama kurang lebih 70 tahun akhirnya bisa terealisasi,” ujar Ade Suparman di sela-sela proses pembangunan.

Ade Suparman menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur vital ini murni merupakan hasil swadaya dan dukungan pihak swasta serta komunitas. Meski tanpa adanya dorongan maupun bantuan dari Pemerintah Daerah (Pemda) Cianjur, semangat kemandirian yang digerakkan oleh Pemerintah Desa Babakansari terbukti mampu menjawab kebutuhan mendesak masyarakat.
“Ini adalah bukti bahwa dengan semangat kebersamaan, kita bisa membangun desa secara mandiri. Jembatan ini nantinya akan mempermudah mobilitas ekonomi petani di wilayah kami,” tambah Ade dengan nada bangga.
Secara khusus, Ade Suparman menyoroti peran besar Komunitas 1011 yang telah memberikan bantuan material sehingga pembangunan jembatan permanen ini dapat terlaksana dengan cepat dan kokoh.
“Atas nama warga dan Pemerintah Desa Babakansari, saya menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Komunitas 1011 X Putra Peduli. Bantuan material yang diberikan adalah anugerah luar biasa bagi kami. Penantian warga selama tujuh dekade akhirnya terbayar tuntas berkat kepedulian tulus dari rekan-rekan komunitas,” ungkapnya dengan nada penuh syukur.
Diperkirakan, pembangunan jembatan ini akan selesai dalam waktu 10 hari ke depan. Antusiasme warga terlihat jelas dalam setiap tahap pengerjaan. Bagi mereka, jembatan ini bukan sekadar konstruksi fisik, melainkan simbol kemajuan desa yang akan memutus isolasi geografis dan meningkatkan kualitas hidup di dua wilayah tersebut.
Dengan terealisasinya jembatan ini, sosok Ade Suparman dinilai berhasil menjembatani harapan warganya menuju masa depan yang lebih cerah, aman, dan berkelanjutan.
(Rst)





















