Kapolsek Pastikan Penyaluran BBM di Dua SPBU Blangkejeren Berjalan Aman, Tertib, dan Bebas dari Penimbunan

DETIK UPDATE

- Redaksi

Senin, 15 Desember 2025 - 23:58 WIB

50174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues –  Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang selama beberapa waktu mengalami kelangkaan, mendorong masyarakat untuk berbondong-bondong mengantri di stasiun pengisian bahan bakar. Situasi tersebut dipantau langsung oleh aparat kepolisian guna memastikan distribusi berjalan aman dan tertib, khususnya di dua titik penting di Kecamatan Blangkejeren.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Hyrowo, S.I.K., melalui Kapolsek Blangkejeren, IPTU Syamsuddin, S.H., menyampaikan bahwa jajarannya telah melakukan pengamanan di dua lokasi yakni SPBU Pertamina Pengkala dan SPBU Pertamina Raklunung pada Senin, 15 Desember 2025, sejak sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam proses penyaluran BBM yang sangat dinanti.

“Personel kami bersama anggota dari satuan lalu lintas dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan memastikan antrean berlangsung tertib. Pengamanan dilakukan secara langsung oleh jajaran Polsek Blangkejeren, termasuk saya sendiri turun ke lapangan untuk melihat langsung situasi dan memberikan arahan cepat bila diperlukan,” ujar IPTU Syamsuddin saat memberikan laporan pemantauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masuknya pasokan BBM ke dua SPBU tersebut disambut antusias oleh masyarakat setelah sebelumnya mengalami kesulitan akses akibat dampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Gayo Lues. Bencana tersebut sempat menyebabkan gangguan pada jalur distribusi, membuat pasokan BBM menjadi sangat terbatas. Di lapangan, warga terlihat rela mengantri panjang sejak pagi hari demi mendapatkan bahan bakar yang kini mulai didistribusikan secara terbatas.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa, untuk menjaga pemerataan pasokan serta menghindari penimbunan, pihak SPBU memberlakukan kebijakan pembatasan pembelian secara selektif. Setiap kendaraan roda empat dibatasi maksimal 15 liter per sekali pengisian, sementara kendaraan roda dua hanya dapat membeli maksimal 3 liter.

“Kelangkaan beberapa hari terakhir menyebabkan harga BBM eceran menjadi tinggi dan sulit dijangkau masyarakat. Oleh karena itu, animo warga terhadap penyaluran resmi dari SPBU sangat besar. Kami ingin memastikan ini berjalan tertib, tanpa konflik, dan tepat sasaran,” tambah Kapolsek.

Polsek Blangkejeren juga menyampaikan bahwa pengamanan di area SPBU akan terus dilakukan selama proses distribusi berlangsung dalam beberapa hari ke depan. Aparat akan bersiaga untuk mencegah penumpukan warga, potensi gesekan sosial, hingga penyelewengan distribusi yang berpotensi merugikan masyarakat umum.

Kapolres Gayo Lues, melalui laporan yang diterima, memberikan apresiasi atas langkah cepat dan sigap yang dilakukan Polsek Blangkejeren dalam menjaga pengamanan di lapangan. Selain itu, Kapolres juga menegaskan bahwa seluruh jajaran di bawah komandonya harus terus aktif melakukan monitoring dan menjaga stabilitas di tengah masa pemulihan pascabencana.

Kondisi ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah daerah, mengingat BBM merupakan kebutuhan vital masyarakat tidak hanya untuk transportasi, tetapi juga mendukung operasional logistik lainnya di tengah pemulihan pasca bencana. Dengan kolaborasi lintas sektor, diharapkan penyaluran BBM dapat berlangsung lebih lancar dalam beberapa waktu ke depan, sambil terus memulihkan akses-akses jalan yang sempat terputus.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tertib, mematuhi aturan yang berlaku di SPBU, dan tidak melakukan aksi borong atau penimbunan. Aparat juga menyatakan akan menindak tegas pelanggaran yang dapat mengganggu kelancaran distribusi BBM di wilayah hukum Polres Gayo Lues. (Abdiansyah)

 

Berita Terkait

Dugaan Penghalangan Pemeriksaan Lingkungan di Gayo Lues Memicu Kemarahan Publik, Aparat Diminta Bertindak Transparan dan Tegas
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
Pasca Pembekuan Operasional Industri Pinus, PT Rosin Diduga Langgar Sanksi, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Usut
PT Rosin Trading Internasional Kian Dipersoalkan akibat Dugaan Pelanggaran Izin dan Dampak ke Sawah Warga
Satreskrim Polres Gayo Lues Gelar Rekonstruksi Kasus Curat Dokter Wanita, 25 Adegan Diperagakan Tersangka
Babinsa Koramil 08/Blangpegayon Melaksanakan Komsos Dengan Toga, Todat dan Perangkat Desa di Desa Binaan
Babinsa 08/Blangpegayon Melaksanakan Puldata Ter di Kantor Desa di Wilayah Desa Binaan
Pengadilan Negeri Blangkejeren Diuji Integritasnya, Rabusin Tekankan Fakta Hukum dalam Perkara Agraria

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:16 WIB

Oknum Anggota Polsek Bulakamba Diduga Aniaya Warga di Brebes,Korban Mengadukan ke Propam  

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:17 WIB

Respons Cepat Layanan 110 Polri Ciptakan Rasa Aman di Ruang Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:40 WIB

Polisi Bersama Damkar Sigap Tangani Kebakaran Rumah di Pangkah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:45 WIB

Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas*

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:18 WIB

PT Aneka Usaha Brebes Beres (Perseroda) Resmi Diluncurkan, Transformasi Baru BUMD Brebes

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:44 WIB

Wujudkan Desa Bersinar, Satresnarkoba Polres Brebes dan Pemdes Sisalam Gelar Edukasi P4GN bagi Ratusan Remaja

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:07 WIB

Kades Ciduwet Inisiatif Buat Buku Letter C Baru, Gantikan Dokumen Lama yang Rusak

Senin, 8 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polri Monitoring dan Amankan Audiensi Warga Terkait Pembangunan Tower Seluler di Bengle

Berita Terbaru