Cianjur, – Belum hilang dari ingatan warga Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, kasus pencurian yang dua bulan lalu menimpa rumah Ketua RT 01, Muhamad Hambali. Kini kejadian serupa kembali terjadi, kali ini menimpa kediaman keluarga besar Aldi Maulana (40), warga RT 01/RW 15, pada Minggu pagi (30/11/2025).

Aldi mengungkapkan, dirinya bersama istri berangkat kerja sekitar pukul 06.00 WIB menuju wilayah Cibodas, Kecamatan Cipanas. Saat meninggalkan rumah, seluruh pintu sudah dikunci rapat dengan gembok.
“Kurang satu jam saya sampai di tempat kerja, istri mengabarkan rumah dimasuki pencuri. Uang tunai satu juta empat ratus ribu rupiah yang disimpan di lemari dan TV Samsung 32 inch hilang dibawa kabur,” ujarnya menahan kesal.
Aldi menegaskan, maraknya pencurian di wilayah Ciguntur seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat.
“Jangan dianggap remeh, pak. Maling sudah berani masuk rumah warga,” tegasnya.
Di lokasi yang sama, warga RT 01/RW 15, Kang Jepang (50), mengaku sudah memeriksa sejumlah akses yang diduga menjadi jalur kaburnya pelaku. Namun warga sekitar mengaku tidak melihat orang asing yang mencurigakan melintas.
“Sekarang maling pintar. Kalau malam ada ronda, mereka beraksi pagi atau siang. Biasanya sasaran motor, tapi sekarang sudah nekat masuk rumah siang-siang,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa warga semakin resah karena aksi pencurian tak kunjung tuntas.
“Warga butuh tindakan, bukan janji. Kalau maling sampai tertangkap, bisa saja terjadi aksi spontan dari warga,” tutupnya.
Sementara itu, seorang narasumber yang enggan disebut namanya menilai grafik tindak pencurian di Ciguntur mulai dari motor hingga pembobolan rumah, terus meningkat.
“Kampung Ciguntur dekat pusat kota dolar Cipanas tampak hijau dan sejuk. Padahal keseharian warga penuh persoalan akibat pencurian dan kriminal lain yang hingga kini tak terungkap,” ujarnya lirih.
(TB)





















