TEGAL//detikupdate.com – Kusniti, warga Jalan Jatisari RT 05 RW 03, Kelurahan Debong Tengah, Kecamatan Dukuhturi, Kota Tegal, mengeluhkan kondisi layanan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal.
Sudah hampir tiga bulan terakhir, aliran air bersih ke rumahnya dan sejumlah pelanggan lain di kawasan tersebut tidak mengalir sama sekali.
Meski air tidak keluar, Kusniti mengaku tetap harus membayar tagihan bulanan sebagai pelanggan tetap.
Menurutnya, biaya yang ia keluarkan tidak sebanding dengan pelayanan yang diterimanya, mengingat haknya untuk mendapatkan pasokan air bersih tidak terpenuhi selama berbulan-bulan.
Menanggapi keluhan tersebut, Direktur Perumda Air Minum Tirta Bahari Kota Tegal, Hasan Suhandi, S.E., M.M., melalui Humas Faisal Fajar pada Rabu, 28 Oktober 2026, menyatakan bahwa pihak manajemen telah menampung laporan warga Jatisari.
Faisal menegaskan keluhan ini sudah diteruskan ke bagian teknis untuk segera dilakukan pengecekan lapangan dan perbaikan.
Kendati demikian, pihak PDAM mencatat bahwa secara umum konsumsi air para pelanggan di wilayah Jalan Jatisari berada di bawah 10 meter kubik akibat adanya penurunan debit air yang signifikan.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Perumda Tirta Bahari berencana segera berkoordinasi dengan Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Provinsi Jawa Tengah selaku pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional yang menyuplai pasokan air bersih ke daerah tersebut.
Langkah koordinasi ini diambil guna mencari solusi atas penurunan debit air yang menjadi penyebab utama matinya aliran air ke rumah warga.
Reporter Teguh



















