CIANJUR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur menggelar acara jalan sehat dalam rangka memperingati puncak Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 pada Sabtu (17/1/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Puncak Resort, Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet ini diikuti oleh sekitar 3.000 hingga 4.000 peserta.
Para peserta terdiri dari guru madrasah serta pegawai instansi terkait yang berasal dari 32 kecamatan di seluruh Kabupaten Cianjur. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian nasional peringatan HAB ke-80 yang mengusung misi penguatan moderasi beragama, soliditas aparatur, dan peningkatan kualitas pelayanan keagamaan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Ramlan Rustandi, menyampaikan bahwa jalan sehat tahun ini memiliki nilai lebih karena dikolaborasikan bersama BAZNAS dalam aksi kepedulian sosial ini.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini terselenggara dengan baik. Ini adalah agenda rutin tahunan keluarga besar Kemenag. Namun, pada HAB ke-80 ini, kami berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Cianjur untuk penggalangan dana bagi warga terdampak bencana di Pulau Sumatera dan sebagian wilayah Jawa Barat,” ujar Ramlan.
Terkait akuntabilitas, Ramlan menegaskan bahwa seluruh donasi yang terkumpul sepenuhnya dikelola oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur.
“Pengelolaan donasi langsung ditangani oleh Baznas untuk memastikan transparansi. Kami di Kemenag hanya mengimbau dan memfasilitasi karena momen berkumpulnya ribuan ASN. Untuk penyaluran, nantinya akan ada skala prioritas, baik untuk wilayah Sumatera maupun Jawa Barat seperti Sukabumi dan Cianjur,” tambahnya.
Meskipun tidak dilakukan pendataan administratif secara mendetail karena peserta datang secara mandiri, Ramlan mengestimasi kehadiran massa mencapai 3.000 hingga 4.000 orang.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan BAZNAS Bidang Pengumpulan, H. Aden Ali, menjelaskan bahwa aksi galang dana kali ini merupakan gelombang kedua. Pihaknya menetapkan target donasi sebesar Rp200 juta.
“Target kali ini adalah 200 juta rupiah, memang tidak sebesar gelombang pertama yang mencapai 500 juta rupiah. Fokus kami adalah melanjutkan aksi kemanusiaan yang sudah berjalan,” jelas Aden.
Aden menambahkan bahwa pada gelombang pertama, perwakilan Baznas telah diberangkatkan untuk meninjau langsung lokasi bencana di Sumatera.
“Mudah-mudahan pada gelombang kedua ini, kami bisa kembali memberangkatkan bantuan untuk membantu saudara-saudara kita yang sedang terdampak bencana di Sumatera. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari keluarga besar Kemenag Cianjur,” pungkasnya.
(Rst)





















