Diduga Berdiri di Tanah Sengketa, GIBAS Desak Disdik Bertindak Tegas

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:03 WIB

50186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKUPDATE.COM – KOTA TASIKMALAYA, ||  Polemik sengketa lahan SD Mekarwangi di Kp. Pamipiran, Kelurahan Leuwiliang, Kecamatan Kawalu, kembali mencuat setelah GIBAS Resort Kota Tasikmalaya menyoroti legalitas tanah dan keselamatan bangunan sekolah yang berada tepat di bawah jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Dewan Pimpinan Resort (DPR-GIBAS) Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi menggelar audiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya pada Kamis 4 Desember 2025 untuk meminta kejelasan dan tindakan nyata dari pemerintah.

Audiensi berlangsung di aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya dan fokus membahas status kepemilikan lahan serta potensi bahaya keselamatan bagi siswa dan guru yang belajar di lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bangunan SD Mekarwangi diduga berdiri di atas tanah milik almarhum Alwashan, yang kini tercatat atas nama ahli waris Ibu Murniah, berdasarkan Nomor Objek Pajak (NOP) 32.77.730.009.002.0144.

Selain persoalan legalitas, kondisi fisik bangunan disebut sangat memprihatinkan dan menyerupai kandang domba, sehingga dinilai tidak layak digunakan sebagai ruang belajar.

GIBAS mempertanyakan dasar pendirian bangunan sekolah tersebut, termasuk bukti sertifikat, ruslah, hibah, akta jual beli, serta perizinan resmi dari instansi berwenang.

Ketua GIBAS Resort Kota Tasikmalaya, H. Agus Ridwan, menilai Dinas Pendidikan lamban merespons persoalan yang sudah memicu polemik panjang di masyarakat.

Menurut Agus, keberadaan bangunan sekolah yang berdiri tepat di bawah jalur SUTET sangat membahayakan keselamatan siswa dan guru akibat paparan radiasi listrik bertegangan tinggi.

“Kami meminta kejelasan dan langkah tegas. Ini menyangkut keselamatan anak-anak dan kualitas pendidikan,” tegas Agus Ridwan dalam audiensi tersebut.

Audiensi dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Dr. H. Rojab Riswan Taufik, S.Sos., M.Si., didampingi Kabid PSD Indra Risdianto, S.T., dan bagian aset Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya.

Kadisdik mengapresiasi masukan dari GIBAS dan para peserta audiensi, serta menegaskan bahwa persoalan ini akan ditindaklanjuti karena menyangkut keselamatan dan kepastian hukum.

Kabid PSD Indra Risdianto, S.T., berjanji akan mengambil langkah cepat, apalagi kondisi bangunan dinilai jauh dari standar kelayakan dan membutuhkan penanganan mendesak.

SD Mekarwangi saat ini menampung 227 siswa dengan 9 rombongan belajar (rombel), sehingga kebutuhan fasilitas yang aman dan layak semakin mendesak.

Perwakilan warga mengungkapkan kelelahan menghadapi sengketa tanah yang telah berjalan bertahun-tahun tanpa penyelesaian, bahkan laporan dan temuan yang telah disampaikan sejak 10 bulan lalu tak mendapat respons positif dari pihak Dinas melalui Kabid SD.

Warga menegaskan tidak menolak keberadaan sekolah, namun meminta penyelesaian yang adil tanpa mengorbankan hak ahli waris serta keselamatan siswa.

Selain itu, warga menyoroti bahaya radiasi SUTET 500 kVa yang menurut aturan tidak diperbolehkan untuk pembangunan permanen karena risiko kesehatan jangka panjang.

“Mudah-mudahan audiensi ini menjadi titik terang dan menghasilkan solusi bagi siswa, guru, dan pemilik lahan. Kami butuh kepastian,” ungkap salah satu warga.

GIBAS meminta pemerintah melakukan investigasi lanjutan, termasuk peninjauan langsung ke lokasi serta penyelesaian legalitas lahan secara transparan bersama dinas terkait.

Audiensi ditutup dengan rencana tindak lanjut dan penjadwalan koordinasi lintas instansi, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemerintah daerah.

(Editor : Rizal)

Berita Terkait

Pelantikan FPK Kota Tasikmalaya, Viman: Kerukunan Etnis Modal Pembangunan Daerah
Irigasi di Tamansari Ambrol, Proyek BBWS Kembali Disorot

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:17 WIB

Tegakkan Kedisiplinan, Kabidpropam Polda Jateng Gelar Gaktibplin di Polres Brebes

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:23 WIB

Lepas 35 ASN Purna Tugas, Pemkab Brebes Pesan Tetap Produktif dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:45 WIB

Menyerupai Aksi Unjuk Rasa.Warga Berikan Kejutan Ulang Tahun

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:44 WIB

Semangat Kebersamaan Warnai Peringatan Hari Jadi Brebes di Kecamatan Kersana

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:37 WIB

Isra Mi’raj di Asrama Polisi, Polres Brebes Resmikan Masjid dan Hadroh Santri Brambang

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:19 WIB

Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:14 WIB

Warga Desa Blandongan Nikmati Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis

Senin, 19 Januari 2026 - 22:05 WIB

Sukses Amankan Rangkaian Hari Jadi ke-348 Brebes, Kapolres Berikan Apresiasi kepada Personel

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:13 WIB