Cirebon,Pangenan//detikupdate.com– Sejumlah unsur pemangku kepentingan melakukan peninjauan langsung ke SDN 1 Beringin, Kecamatan Pangenan, setelah sekolah tersebut dilaporkan terkena terjangan angin puting beliung beberapa waktu lalu. Rombongan berangkat dari tempat kediaman menuju lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya serta mendata kerusakan yang terjadi.13/6/2026
Dalam tim peninjau tersebut hadir Bapak Camat Pangenan, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) wilayah setempat, Wakil Kepala Sekolah SDN 1 Beringin, serta jajaran perangkat Desa Beringin.

Hasil Peninjauan & Estimasi Kerusakan
Berdasarkan pemeriksaan lapangan, tim mencatat kerusakan yang terjadi meliputi:
✅ Atap bangunan: Sebagian atap 3 ruang kelas dan ruang perpustakaan terlepas, bergeser, serta rusak parah akibat hembusan angin kencang
✅ Struktur bangunan: Beberapa rangka penyangga atap mengalami kelengkungan, serta dinding tembok penyekat ruangan retak di beberapa titik
✅ Fasilitas penunjang: Papan tulis, lemari penyimpanan buku, dan peralatan pembelajaran lain rusak akibat terpaan angin dan hujan yang masuk
✅ Lingkungan sekolah: Pohon besar di halaman sekolah tumbang dan menimpa pagar pembatas, serta tiang bendera miring dan tidak kokoh lagi
Secara umum, tim memperkirakan tingkat kerusakan mencapai sekitar 40–50% dari total bangunan dan fasilitas yang ada. Estimasi biaya perbaikan sementara diperkirakan berkisar antara Rp 35 hingga 50 juta rupiah, tergantung pada kualitas bahan dan lingkup pekerjaan perbaikan yang akan dilakukan.
Tindak Lanjut
Camat menyatakan bahwa data kerusakan ini akan segera disusun dalam laporan resmi untuk diajukan ke dinas terkait dan pemerintah daerah guna mendapatkan bantuan dana perbaikan. “Kami akan usahakan penanganan secepatnya agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Sementara itu, pihak sekolah sementara menghentikan penggunaan ruangan yang berisiko dan akan mengatur jadwal belajar di ruangan yang masih aman sambil menunggu proses perbaikan dimulai.( Gofur )




















