Darurat Keracunan di Kadupandak: 11 Anak Dilarikan ke RSUD, Orang Tua Histeris Lihat Kondisi Buah Hati

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:35 WIB

5098 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Harapan untuk tumbuh sehat melalui sepiring makanan bergizi berubah menjadi mimpi buruk yang memilukan. Selasa pagi (27/1/2026) yang seharusnya ceria di Sekolah Dasar Desa Wargasari, Kadupandak, mendadak berubah menjadi panggung trauma saat puluhan siswa bertumbangan satu per satu, merintih kesakitan menahan racun yang menggerogoti tubuh mungil mereka.

Suasana belajar yang tenang pecah oleh jerit tangis dan suara muntah yang bersahutan. Tidak lama setelah menyantap menu “Makan Bergizi Gratis” (MBG), wajah-wajah ceria para siswa berubah pucat pasi. Ruang kelas yang semula penuh tawa berganti menjadi ruang darurat yang mencekam.

Orang tua siswa berlarian dalam kepanikan, menggendong anak-anak mereka yang sudah dalam kondisi lunglai dan mata yang sayu. Di Puskesmas Kadupandak, pemandangan memilukan terlihat jelas: lorong-lorong dipenuhi ranjang pasien darurat. Sebanyak 28 anak tergeletak tak berdaya dengan selang infus menusuk tangan kecil mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi ini semakin memuncak saat 11 siswa dilaporkan mengalami kondisi kritis akibat dehidrasi berat. Suara sirine ambulans yang meraung-raung di jalur terjal menuju RSUD Pagelaran seolah menjadi penanda betapa gentingnya situasi saat itu.

“Anak saya terus-terusan muntah sampai badannya dingin dan kaku. Dia hanya bisa memanggil nama saya dengan suara parau,” ungkap salah satu ibu korban sambil terisak di depan ruang perawatan.

Berdasarkan keterangan saksi, ironi pahit terungkap. Program yang bertujuan memberikan nutrisi terbaik ini diduga kuat menyajikan daging ayam yang sudah tidak layak konsumsi. Bau busuk yang sempat tercium oleh para siswa seolah diabaikan, hingga akhirnya menjadi racun yang merusak hari mereka.

“Bau ayamnya memang beda, tapi anak-anak tetap makan karena mereka lapar dan percaya itu makanan sehat. Ternyata itu racun,” ujar seorang warga dengan nada geram dan kecewa.

Kini, Desa Wargasari seolah diselimuti awan mendung. Tidak ada lagi keriuhan anak-anak bermain di lapangan sekolah. Yang tersisa hanyalah kecemasan mendalam di hati para orang tua dan rasa sakit yang masih dirasakan para korban di bangsal rumah sakit.

Kapolsek Kadupandak, AKP Deden Hermansyah, bersama tim medis masih terus berjibaku di lapangan. Meski penyelidikan terus berjalan, luka fisik dan trauma psikologis yang dialami anak-anak ini dipastikan akan membekas lama. Sebuah petaka yang terjadi justru saat mereka sedang berupaya mendapatkan hak mereka untuk hidup lebih sehat. (Rst)

Berita Terkait

Respons Cepat Layanan 110 Polri Ciptakan Rasa Aman di Ruang Publik
Polisi Bersama Damkar Sigap Tangani Kebakaran Rumah di Pangkah
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas*
Babinsa Koramil 09/Tonjong Bersama Warga Laksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Lahan Pembangunan Jembatan Beton Garuda
PT Aneka Usaha Brebes Beres (Perseroda) Resmi Diluncurkan, Transformasi Baru BUMD Brebes
Wujudkan Desa Bersinar, Satresnarkoba Polres Brebes dan Pemdes Sisalam Gelar Edukasi P4GN bagi Ratusan Remaja
Kades Ciduwet Inisiatif Buat Buku Letter C Baru, Gantikan Dokumen Lama yang Rusak
Polri Monitoring dan Amankan Audiensi Warga Terkait Pembangunan Tower Seluler di Bengle

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:17 WIB

Respons Cepat Layanan 110 Polri Ciptakan Rasa Aman di Ruang Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:40 WIB

Polisi Bersama Damkar Sigap Tangani Kebakaran Rumah di Pangkah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:45 WIB

Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas*

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:26 WIB

Babinsa Koramil 09/Tonjong Bersama Warga Laksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Lahan Pembangunan Jembatan Beton Garuda

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:44 WIB

Wujudkan Desa Bersinar, Satresnarkoba Polres Brebes dan Pemdes Sisalam Gelar Edukasi P4GN bagi Ratusan Remaja

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:07 WIB

Kades Ciduwet Inisiatif Buat Buku Letter C Baru, Gantikan Dokumen Lama yang Rusak

Senin, 8 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polri Monitoring dan Amankan Audiensi Warga Terkait Pembangunan Tower Seluler di Bengle

Senin, 8 Juni 2026 - 14:25 WIB

Korban Salah Sasaran Aksi Anti Narkoba di Grinting Tuntut Ganti Rugi  

Berita Terbaru