Kapolres Aceh Tenggara Tegaskan 196 Rumah Hanyut Akibat Banjir, Warga Butuh Tenda Darurat

DETIK UPDATE

- Redaksi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 16:40 WIB

50318 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Banjir besar yang melanda kawasan Lawe Mengkudu hingga Rumah Bundar, Kabupaten Aceh Tenggara, menyebabkan dampak serius bagi masyarakat. Berdasarkan data lapangan, sekitar 196 rumah warga dilaporkan hanyut dan hilang terbawa arus, bukan hanya mengalami kerusakan berat. Sabtu(13/12/3025)

Kapolres Aceh Tenggara menegaskan bahwa rumah hanyut harus dipisahkan dari kategori rusak berat agar penanganan dan bantuan dari pemerintah dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rumah yang hanyut berarti masyarakat kehilangan tempat tinggal sepenuhnya. Ini perlu perhatian khusus dan penanganan berbeda,” tegas Kapolres Aceh Tenggara saat memantau wilayah terdampak banjir.

Kapolres juga menyampaikan bahwa jajaran Polres Aceh Tenggara terus hadir membantu masyarakat, mulai dari pengamanan lokasi, pendampingan warga terdampak, hingga dukungan penyaluran bantuan kemanusiaan.

Sementara itu, warga dan relawan berharap fakta 196 rumah hilang terbawa arus terus disuarakan dalam pemberitaan. Jika pembangunan rumah pengganti belum dapat direalisasikan, pemerintah diharapkan segera menyiapkan tenda darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.

Masyarakat juga mengajak semua pihak untuk membantu korban banjir dalam bentuk apa pun, sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap sesama.

(Redaksi)

Berita Terkait

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat
Jumat Berkah, Kapolres Aceh Tenggara dan Bhayangkari Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kute Bakhti
Qurban Presisi Polres Aceh Tenggara, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447H
Duta Saman instiitue jakarta Siap Menampilkan tari tangan seribu di Korea Selatan, Usung Misi Budaya dan Martabat Bangsa di Festival Tari Internasional Busan 2026
Material Batu Proyek Bronjong di Kutacane Lama Aceh Tenggara Banyak Ukuran Kecil Pengawasan Tutup Mata Dan Tanpa Papan Informasi
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Lawe Harum Jadi Cermin Buruk Tata Kelola Proyek, Sawah Tetap Kekurangan Air dan Petani Dipaksa Bertahan Sendiri
Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:17 WIB

Respons Cepat Layanan 110 Polri Ciptakan Rasa Aman di Ruang Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:40 WIB

Polisi Bersama Damkar Sigap Tangani Kebakaran Rumah di Pangkah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:45 WIB

Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas*

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:26 WIB

Babinsa Koramil 09/Tonjong Bersama Warga Laksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Lahan Pembangunan Jembatan Beton Garuda

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:44 WIB

Wujudkan Desa Bersinar, Satresnarkoba Polres Brebes dan Pemdes Sisalam Gelar Edukasi P4GN bagi Ratusan Remaja

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:07 WIB

Kades Ciduwet Inisiatif Buat Buku Letter C Baru, Gantikan Dokumen Lama yang Rusak

Senin, 8 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polri Monitoring dan Amankan Audiensi Warga Terkait Pembangunan Tower Seluler di Bengle

Senin, 8 Juni 2026 - 14:25 WIB

Korban Salah Sasaran Aksi Anti Narkoba di Grinting Tuntut Ganti Rugi  

Berita Terbaru