BNNK Cianjur Ungkap dan Musnahkan Khat: Bupati Wahyu Puji Langkah Tegas Aparat

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 27 November 2025 - 18:32 WIB

50174 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur – Seperti mengangkat tirai yang menutupi panggung gelap, BNNK Cianjur bersama Bupati Cianjur serta unsur Forkopimda dan Forkopimcam memusnahkan barang bukti tanaman narkotika golongan I jenis khat (Catha edulis). Pemusnahan dilakukan di halaman kantor BNNK Cianjur, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku. pada kamis ( 27/11/2025 )

Kepala BNNK Cianjur, M. Affan Eko B. S., S.IP., M.Si., menjelaskan bahwa penemuan tanaman terlarang ini berawal dari laporan masyarakat, pemetaan kerawanan, hingga pengamatan visual yang seolah menunjuk “jejak hijau mencurigakan” di balik lebatnya perkebunan wilayah Puncak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyelidikan lapangan pada 13–17 Oktober dan 5–6 November 2025 membawa tim ke kawasan Pasir Sumbul, lereng Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Di sanalah, di hamparan lahan ±10.000 meter persegi, petugas menemukan kurang lebih 75 batang tanaman khat tumbuh menyelusup di medan lembab berbatu dengan kemiringan 5–50 derajat, terlalu curam bagi roda dua, apalagi roda empat.

“Lokasinya seperti sengaja disimpan di balik lipatan gunung,” ujar Affan. Medan yang sukar dijangkau itu menguatkan dugaan bahwa penanaman dilakukan secara terselubung, memanfaatkan kesunyian hutan sebagai tirai penyembunyi.

Untuk memastikan legalitas tanaman, sampel daun dan batang diuji di Pusat Laboratorium Narkotika BNN Lido, Bogor. Melalui hasil pemeriksaan SSPL7 GJ/10/2025 tanggal 24 Oktober 2025, dipastikan bahwa sampel tersebut positif merupakan khat, narkotika golongan I nomor urut 140 sesuai Permenkes No. 7 Tahun 2025 dan UU 35/2009.

Affan menegaskan bahwa temuan ini ibarat “alarm bahaya” yang berbunyi dari balik pegunungan Cianjur. Letak geografis dataran tinggi yang subur, akses wisata yang padat, serta mobilitas warga negara asing di kawasan Puncak menjadi ceruk potensial bagi budidaya narkotika secara sembunyi-sembunyi.

Pemusnahan tanaman khat ini bukan sekadar ritual hukum, melainkan peringatan keras bahwa kejahatan narkotika kini tidak hanya bergerak di lorong gelap perkotaan, tetapi juga menyelinap lewat jalur organic cultivation hingga ke jantung kawasan konservasi. “Ancaman ini bukan lagi bayang-bayang di cakrawala, tapi nyata berdiri di hadapan kita,” ungkapnya.

BNNK Cianjur mengajak seluruh unsur pemerintah daerah, aparat hukum, TNI–Polri, tokoh masyarakat dan agama, hingga pengelola kawasan konservasi untuk memperketat pengawasan wilayah perbukitan dan lahan tidur, melakukan pendataan aktivitas berkebun non-lokal, serta memperkuat patroli terpadu dan kolaborasi intelijen.

Affan mengapresiasi kerja sama Kodim 0608, Polres Cianjur, Pemkab Cianjur terutama Bupati Cianjur, pengelola TNGGP, Kecamatan Pacet, serta BNN Provinsi Jawa Barat. “Semoga sinergi ini tetap kokoh, seperti akar yang saling menguatkan di lereng gunung,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Cianjur, dr. Wahyu, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BNN baik BNN Kabupaten Cianjur, BNN Provinsi Jawa Barat, maupun BNN Pusat atas dedikasi, kerja keras, dan komitmen kuat dalam upaya pencegahan serta pemberantasan peredaran gelap narkoba.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran penegak hukum, TNI–Polri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penindakan hingga pemusnahan tanaman khat tersebut.

Tidak lupa, bupati menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan para tokoh yang selama ini aktif memberikan laporan, dukungan, serta kerja sama dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dari tanaman terlarang.

“Hari ini menjadi bukti bahwa Cianjur tidak memberi sejengkal pun ruang bagi narkoba dalam bentuk apa pun,” tegasnya.

Bupati menyebut kolaborasi seluruh unsur BNN, aparat hukum, dan masyarakat adalah benteng yang harus terus diperkuat agar Cianjur tetap aman, bersih, dan terlindungi dari ancaman penyalahgunaan narkoba, termasuk tanaman terlarang yang baru-baru ini ditemukan.

(Rst)

 

Berita Terkait

Respons Cepat Layanan 110 Polri Ciptakan Rasa Aman di Ruang Publik
Polisi Bersama Damkar Sigap Tangani Kebakaran Rumah di Pangkah
Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas*
Babinsa Koramil 09/Tonjong Bersama Warga Laksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Lahan Pembangunan Jembatan Beton Garuda
PT Aneka Usaha Brebes Beres (Perseroda) Resmi Diluncurkan, Transformasi Baru BUMD Brebes
Wujudkan Desa Bersinar, Satresnarkoba Polres Brebes dan Pemdes Sisalam Gelar Edukasi P4GN bagi Ratusan Remaja
Kades Ciduwet Inisiatif Buat Buku Letter C Baru, Gantikan Dokumen Lama yang Rusak
Polri Monitoring dan Amankan Audiensi Warga Terkait Pembangunan Tower Seluler di Bengle

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:17 WIB

Respons Cepat Layanan 110 Polri Ciptakan Rasa Aman di Ruang Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:40 WIB

Polisi Bersama Damkar Sigap Tangani Kebakaran Rumah di Pangkah

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:45 WIB

Polda Jateng Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Berjalan Transparan dan Berintegritas dengan Prinsip BETAH untuk Mencetak Calon Perwira Polri Berkualitas*

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:26 WIB

Babinsa Koramil 09/Tonjong Bersama Warga Laksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Lahan Pembangunan Jembatan Beton Garuda

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:44 WIB

Wujudkan Desa Bersinar, Satresnarkoba Polres Brebes dan Pemdes Sisalam Gelar Edukasi P4GN bagi Ratusan Remaja

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:07 WIB

Kades Ciduwet Inisiatif Buat Buku Letter C Baru, Gantikan Dokumen Lama yang Rusak

Senin, 8 Juni 2026 - 15:51 WIB

Polri Monitoring dan Amankan Audiensi Warga Terkait Pembangunan Tower Seluler di Bengle

Senin, 8 Juni 2026 - 14:25 WIB

Korban Salah Sasaran Aksi Anti Narkoba di Grinting Tuntut Ganti Rugi  

Berita Terbaru