Kabupaten Tegal//detikupdate.com – Polsek Kedungbanteng bergerak cepat menangani kejadian robohnya atap galvalum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karanganyar akibat hujan deras disertai angin kencang di Pedukuhan Kandang Sapi RT 023 RW 009, Desa Karanganyar, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Senin (2/11/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat kejadian, penjaga SPPG Karanganyar, Moh. Wandi Dewantoro, sedang berjaga di lokasi dan melihat angin kencang menyerupai puting beliung menerjang bangunan hingga menyebabkan atap galvalum roboh dan menimpa jaringan kabel listrik.
Akibat kejadian tersebut, aliran listrik di sekitar lokasi mengalami pemadaman. Mendengar suara atap bangunan ambruk, sejumlah saksi dan warga sekitar berdatangan untuk melihat kondisi lokasi kejadian.
Mendapat laporan dari masyarakat, anggota Polsek Kedungbanteng segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan dan mengamankan lokasi. Petugas juga berkoordinasi dengan pihak PLN guna menangani jaringan listrik yang terdampak.
Kapolsek Kedungbanteng IPTU Joko Waluyo, S.H., menyampaikan bahwa langkah pengamanan dilakukan untuk mencegah warga mendekati area berbahaya, terutama karena adanya potensi kebocoran arus listrik.
“Kami segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan, mengamankan area sekitar bangunan, serta berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan kondisi jaringan listrik aman. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi sebelum dinyatakan aman oleh petugas,” ujar IPTU Joko Waluyo.
Berdasarkan laporan awal, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, pengelola SPPG Karanganyar diperkirakan mengalami kerugian materiil sebesar Rp150 juta.
SPPG Karanganyar diketahui merupakan bangunan baru yang telah selesai dibangun sekitar dua bulan lalu dan belum beroperasi. Penyebab robohnya atap masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk terhadap kondisi konstruksi bangunan.
Polsek Kedungbanteng mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kejadian yang membahayakan keselamatan warga kepada pihak kepolisian.
Melalui respons cepat dan koordinasi dengan masyarakat serta instansi terkait, Polri terus hadir memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud Polisi Bersama Masyarakat.



















