Kepala MTs Ma’arif NU Brebes, Menyoroti Adanya Kesenjangan Kesejahteraan Bagi Guru Swasta

REDAKSI JAWA TENGAH

- Redaksi

Minggu, 1 November 2026 - 05:51 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Brebes//detikupdate.com  – Guru di sekolah swasta dan sekolah negeri yang hanya mengandalkan dana BOS tanpa pungutan biaya SPP.

Abdul Mufti S.Pd.I hari Sabtu 31/10/2026 menjelaskan bahwa sekolah MTS Ma’arif NU Brebes, untuk tahun ajaran 2026 / 2027 berjumlah keseluruhan 624 siswa, kelas 7 berjumlah 94, sementara kelas 8 dan kelas 9 berjumlah 235 siswa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara guru-guru berjumlah 40 orang, dan gaji guru bervariatif, dan hanya diambil dari dana BOS.

Kalau Negeri memang ada informasi Kalau gaji di sekolah negeri ada yang lebih dari 3 juta ada yang lebih dari itu bahkan ada yang dapat gaji ditambah satu kali tunjangan sertifikasi.

Secara manusiawi memang ada kesenjangan antara sekolah swasta dan sekolah negeri, padahal kita sama-sama bertugas untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa dengan cara mendidik anak. Padahal di sekolah ini sama sekali tidak ada biaya SPP atau tidak ada biaya bulanan.

Memang MTS ini tetap berada di bawah naungan pemerintah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Brebes.

Sementara itu untuk pembukaan pendaftaran sertifikasi guru baru dibuka pendaftaran, dan yang masih ada kendala dalam berkas-berkasnya tidak bisa untuk mengikuti tes PPG.

Kami yang di swasta ini berharap agar pemerintah peduli dan tanggap kepada tenaga pendidik dan tenaga pendidikan di sekolah swasta, dan diharapkan Menteri Agama agar bisa kami yang berada di sekolah swasta bisa mengikuti tes PPG.

 

Reporter Teguh

Berita Terkait

Kondisi Sepi Pembeli, Pedagang Pakaian di Pasar Induk Brebes Menjerit Kesusahan Kulakan
Berkah di Hari Santri,Dedi Risyanto Berbagi Pemeriksaan Kesehatan Gratis Hingga Sunatan Masal 
Jumat Keliling Polres Brebes Tuai Apresiasi, Takmir Masjid: Kehadiran Polri Dirasakan Masyarakat
Dugaan Pungli di SMPN 2 Bulakamba Mencuat, Wali Murid Pertanyakan Komitmen Sekolah 
Ops Patuh Candi 2026, Satlantas Brebes Gencarkan Edukasi Keselamatan
Merajut Ukhuwah dan Keamanan: Kapolsek Paguyangan Ajak Tokoh Agama dan Masyarakat Perkuat Akhlak Demi Cegah Krisis Sosial
Sinergi TNI dan Warga Cipanas: Gotong Royong Lebarkan Jalan Menuju Jembatan Garuda Merah Putih.
Waspada Penipuan! Nama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Disalahgunakan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:01 WIB

Kondisi Sepi Pembeli, Pedagang Pakaian di Pasar Induk Brebes Menjerit Kesusahan Kulakan

Minggu, 1 November 2026 - 05:51 WIB

Kepala MTs Ma’arif NU Brebes, Menyoroti Adanya Kesenjangan Kesejahteraan Bagi Guru Swasta

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:55 WIB

Jumat Keliling Polres Brebes Tuai Apresiasi, Takmir Masjid: Kehadiran Polri Dirasakan Masyarakat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Dugaan Pungli di SMPN 2 Bulakamba Mencuat, Wali Murid Pertanyakan Komitmen Sekolah 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:03 WIB

Ops Patuh Candi 2026, Satlantas Brebes Gencarkan Edukasi Keselamatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:50 WIB

Merajut Ukhuwah dan Keamanan: Kapolsek Paguyangan Ajak Tokoh Agama dan Masyarakat Perkuat Akhlak Demi Cegah Krisis Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Sinergi TNI dan Warga Cipanas: Gotong Royong Lebarkan Jalan Menuju Jembatan Garuda Merah Putih.

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Waspada Penipuan! Nama Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes Disalahgunakan

Berita Terbaru