Brebes//detikupdate com – Kepala Desa Kaliwlingi, Suratno, S.E., menyambut baik dan mengapresiasi aksi Syiar dan Edukasi Keliling yang digelar oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (Juleha) Kabupaten Brebes di Masjid Jami’ Nurul Hidayah, Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes. Jum’at (15/05/2026).
Kegiatan edukasi ini menghadirkan narasumber berkompeten dari seluruh pengurus DPD Juleha Kabupaten Brebes, termasuk inti Syiar dan Edukasi hari ini terfokus pada dr. Dedy Iskandar Z, M.M., yang menjabat sebagai Bidang Pendidikan DPD Juleha Brebes sekaligus Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes. Dalam pemaparannya, dr. Dedy mengusung tema penting yaitu “Manajemen Kurban: Niat, Ikhtiyar, Tawakal”.
Kepala Desa Kaliwlingi, Suratno, S.E., menyatakan bahwa kehadiran DPD Juleha Brebes memberikan dampak yang sangat positif bagi warganya. Edukasi ini dinilai sangat tepat momentumnya dalam memberikan pemahaman keagamaan sekaligus pemenuhan standar kesehatan hewan kurban yang aman dan halal menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M.
Pelaksanaan Syiar Keliling ini mendapatkan respon yang sangat luar biasa dari masyarakat setempat. Dipadati Jamaah, warga, pengurus takmir, dan para penyembelih kurban lokal.
Jamaah sangat aktif mengajukan pertanyaan terkait tata cara penyembelihan yang syar’i dan higienis. Materi Pemaparan dr. Dedy mengenai manajemen kesehatan hewan dan higienitas daging kurban sukses menarik perhatian penuh dari seluruh peserta yang hadir. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kaliwlingi, khususnya para panitia kurban, dapat menerapkan ilmu manajemen kurban dengan lebih profesional, higienis, dan sesuai dengan syariat Islam.
Selain mendapatkan materi teori, jamaah Masjid Jami’ Nurul Hidayah Desa Kaliwlingi juga menyaksikan langsung praktik peragaan penyembelihan domba yang diperagakan oleh Ketua DPD Juleha Brebes, Chasan Mudofar.
Praktik langsung ini menjadi pelengkap materi utama “Manajemen Kurban: Niat, Ikhtiyar, Tawakal” yang sebelumnya disampaikan oleh dr. Dedy Iskandar Z, M.M. Kehadiran sesi simulasi ini membuat suasana edukasi keliling semakin hidup dan aplikatif bagi warga setempat.
Dalam peragaan tersebut, Ketua DPD Juleha Brebes, Chasan Mudofar, menunjukkan secara detail teknik penyembelihan yang cepat, tepat, dan sesuai syariat (syar’i). Teknik Merebahkan, Memperagakan cara merebahkan domba secara halus tanpa membuat hewan stres atau kesakitan. Aspek Kesejahteraan Hewan, Menekankan prinsip animal welfare (kesejahteraan hewan) agar proses penyembelihan berlangsung humanis. Ketajaman Bilah, Menunjukkan metode memastikan kesiapan dan ketajaman senjata tajam yang digunakan sekali sayat putus. Posisi Urat Leher, Mengedukasi posisi tiga saluran utama di leher hewan yang wajib terputus sempurna. (Utsm).





















