Disiplin Waktu Jam Sekolah, Babinsa Cikuya Gendong Siswa Lewati Jalan Berlumpur

ABDUL GHOFUR

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 08:10 WIB

5028 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BREBES//detikupdate.com – Sebuah aksi humanis terekam di tengah pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Kodim 0713/Brebes. Serda Nanang, terlihat menggendong anak-anak sekolah dasar saat melewati akses jalan yang becek dan berlumpur menuju sekolah, Senin (16/02/2026).

Kondisi jalan di lokasi TMMD yang masih berupa tanah kerap menjadi hambatan bagi warga, terutama para pelajar, saat musim hujan tiba. Jalanan yang berlumpur hingga setinggi mata kaki membuat anak-anak harus melepas sepatu mereka agar tidak kotor dan basah sebelum sampai di kelas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melihat perjuangan para siswa tersebut, Serda Nanang tidak tinggal diam. Ia secara sukarela menggendong satu per satu siswa melewati titik-titik jalan yang paling parah kondisinya.

“Kasihan anak-anak kalau sepatunya kotor atau mereka terpeleset. Biasanya kalau hujan, jalan ini sangat becek bahkan sampai setinggi mata kaki. Jadi, mereka terpaksa melepas sepatu. Sebisa mungkin kami bantu agar mereka tetap semangat berangkat sekolah,” ujar Serda Nanang.

Kondisi sulit ini juga diakui oleh para siswa setempat. Reza, Cahya, dan Putra, siswa SD Negeri Cikuya 01, menuturkan bahwa hampir setiap hari mereka harus berjuang melewati lumpur.

“Setiap hari sepatu harus dilepas karena jalanan becek, apalagi kalau habis hujan. Jalannya susah dilewati,” ungkap mereka polos.

Kehadiran Satgas TMMD di Desa Cikuya membawa harapan baru bagi warga. Selain bantuan fisik melalui pembangunan infrastruktur jalan yang sedang dikerjakan, kehadiran TNI yang sigap membantu kesulitan masyarakat kecil seperti ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Melalui program TMMD ke-127 ini, Kodim 0713/Brebes berkomitmen tidak hanya membangun fisik desa, tetapi juga memberikan perlindungan dan rasa nyaman bagi generasi penerus bangsa di wilayah pelosok.( A,gofur )

Berita Terkait

PERPISAHAN SISWA SISWI SD NEGERI 1 KEDUNGNENG KECAMATAN LOSARI, KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2025 / 2026  
Maknai Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Brebes Tebarkan Kepedulian bagi Anak Yatim
Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis
Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Langit Coffee Jadi Pusat Kebersamaan, Bunda Ira Ajak Warga Sambut 1 Muharam dengan Pengajian
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:28 WIB

PERPISAHAN SISWA SISWI SD NEGERI 1 KEDUNGNENG KECAMATAN LOSARI, KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2025 / 2026  

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:57 WIB

Maknai Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Brebes Tebarkan Kepedulian bagi Anak Yatim

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:01 WIB

Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:27 WIB

Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap

Senin, 15 Juni 2026 - 23:09 WIB

Langit Coffee Jadi Pusat Kebersamaan, Bunda Ira Ajak Warga Sambut 1 Muharam dengan Pengajian

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:14 WIB

Polda Jateng Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Glamping Posong, Satu Keluarga Meninggal Akibat Keracunan Karbon Monoksida

Berita Terbaru