Hadapi Tantangan Era Digital, MUI Cianjur Tekankan Pentingnya Dakwah Visual yang Empatik

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Senin, 9 Februari 2026 - 14:02 WIB

5045 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Komisi Informasi dan Komunikasi (Infokom) terus memantapkan peran lembaga komunikasi di lingkungan MUI dalam merespons perubahan besar di era digital. Kegiatan yang bertempat di Kantor MUI Kabupaten Cianjur ini diselenggarakan pada Senin (09/02/2026).

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur, Asep Hasan Zakaria, serta menghadirkan M. Anas Murdiya sebagai narasumber utama untuk memberikan penguatan terkait strategi komunikasi publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua Bidang Infokom MUI, H. Sudrajat Laksana, menyatakan bahwa kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sangat penting agar Infokom MUI dapat menjadi pelopor dakwah digital yang empatik dan relevan bagi generasi muda.

“MUI berupaya meningkatkan kualitas penyajian pesan keislaman, termasuk fatwa, agar lebih komunikatif dan mudah diakses publik. Media MUI diharapkan menjadi sarana yang ramah terhadap keragaman, moderat, dan tidak ekstrem,” ujar Sudrajat.

Kehadiran perwakilan Diskominfo, Asep Hasan Zakaria, mempertegas dukungan pemerintah daerah dalam sinkronisasi informasi antara ulama dan umaro, terutama dalam menangkal hoaks dan konten negatif di ruang digital.

Wakil Ketua MUI Cianjur, Dr. KH. Ahmad Yani, menambahkan bahwa penguatan di bidang Infokom ini adalah langkah konkret agar program-program Ramadhan nanti bisa tersosialisasi dengan baik ke masyarakat luas.

“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ibadah di bulan Ramadhan nanti tidak hanya semarak di masjid-masjid, tetapi juga hadir melalui konten-konten digital yang menyejukkan. Dengan adanya sinergi dari pihak Diskominfo dan masukan dari narasumber seperti Pak Anas Murdiya, kami optimis dakwah MUI akan lebih efektif dan inklusif,” ungkap Dr. KH. Ahmad Yani.

Ia berharap, melalui standardisasi media ini, seluruh informasi keagamaan yang keluar dari MUI dapat menjadi pegangan yang aman dan menenteramkan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Cianjur. (Rst).

Berita Terkait

PERPISAHAN SISWA SISWI SD NEGERI 1 KEDUNGNENG KECAMATAN LOSARI, KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2025 / 2026  
Maknai Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Brebes Tebarkan Kepedulian bagi Anak Yatim
Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis
Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap
Kalapas Labuhan Ruku Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik Lewat Podcast YouTube ke Polres Batu Bara
Langit Coffee Jadi Pusat Kebersamaan, Bunda Ira Ajak Warga Sambut 1 Muharam dengan Pengajian
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan
Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:28 WIB

PERPISAHAN SISWA SISWI SD NEGERI 1 KEDUNGNENG KECAMATAN LOSARI, KABUPATEN BREBES TAHUN AJARAN 2025 / 2026  

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:57 WIB

Maknai Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Brebes Tebarkan Kepedulian bagi Anak Yatim

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:01 WIB

Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 Suguhkan Cosplay, Meet & Greet, Food Festival hingga Pelayanan Kesehatan Gratis

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:27 WIB

Respons Narasi Provokatif terhadap Presiden Prabowo, PP GP Al Washliyah Rilis 4 Pernyataan Sikap

Senin, 15 Juni 2026 - 23:09 WIB

Langit Coffee Jadi Pusat Kebersamaan, Bunda Ira Ajak Warga Sambut 1 Muharam dengan Pengajian

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Senin, 15 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kalapas Labuhan Ruku: Dugaan Pelanggaran Tidak Benar – Kami Jalankan Tugas Secara Profesional dan Transparan

Senin, 15 Juni 2026 - 18:14 WIB

Polda Jateng Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Glamping Posong, Satu Keluarga Meninggal Akibat Keracunan Karbon Monoksida

Berita Terbaru