CIANJUR – Sosok H. Tommy, pendiri Yayasan Arridho Berdikari Sejati, menjadi motor utama di balik suksesnya aksi kemanusiaan besar-besaran di Kabupaten Cianjur. Sebagai orang kepercayaan yang memegang amanah langsung dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto, H. Tommy turun langsung memastikan ribuan bantuan sampai ke tangan masyarakat yang membutuhkan menjelang Ramadan.

Puncak dedikasi H. Tommy terlihat dalam acara penutupan bakti sosial (baksos) yang digelar di Villa Grand Apple, Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Sabtu (7/2/2025). Di lokasi tersebut, ia memimpin langsung pembagian sisa 3.000 paket sembako dari total 5.000 paket yang disiapkan.
“Saya selaku pendiri yayasan yang berbasis di Kota Tangerang, hadir di sini semata-mata untuk menjalankan amanah Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Jenderal Polisi (Purn.) Agus Andrianto. Beliau menitipkan bantuan ini untuk meringankan beban warga Cianjur tepat sebelum memasuki bulan suci,” ujar H. Tommy dengan tegas di hadapan awak media.
Bagi H. Tommy, baksos ini bukan sekadar seremoni formalitas. Sejak tanggal 2 hingga 6 Februari, ia mengomandoi timnya untuk bergerak, menyisir enam titik prioritas yang sulit dijangkau. Mulai dari Kampung Tarigu, Desa Cikancana, Sukaresmi, hingga kawasan Benying, H. Tommy memastikan bantuan tersebut mendarat tepat sasaran kepada kaum lansia, anak yatim, dan masyarakat prasejahtera.
“Kita tidak ingin ada warga yang terlewat. Total 5.000 paket sudah kami siapkan, dan hari ini adalah titik terakhir penyaluran. Harapan kami, sesuai keinginan Bapak Menteri, setidaknya masyarakat bisa sedikit bernapas lega menyambut bulan puasa,” tambahnya
Keuletan dan kecepatan H. Tommy dalam mengeksekusi arahan pusat menuai pujian dari berbagai pihak. Kepala Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas, mengapresiasi efektivitas kerja yang ditunjukkan oleh H. Tommy dan tim Yayasan Arridho.
“Alhamdulillah, arahan Bapak Menteri sudah dilaksanakan dengan sangat baik oleh Bapak Haji Tommy. Ini membuktikan sinergi yang luar biasa. Langkah cepat beliau memastikan manfaat keberadaan Imigrasi dan Pemasyarakatan benar-benar dirasakan warga,” puji Kurnia.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Imigrasi Cianjur, Dr. Riky Afrimon, juga mengakui peran sentral H. Tommy dalam menyukseskan kolaborasi antar-UPT se-Jawa Barat dan Banten ini.
Melalui aksi nyata ini, H. Tommy tidak hanya menyalurkan bantuan fisik, tetapi juga memperkuat hubungan emosional antara institusi negara dengan rakyat kecil. Kehadiran sejumlah pejabat tinggi kepolisian dan pemasyarakatan di lokasi acara semakin menegaskan betapa pentingnya misi kemanusiaan yang dipimpin oleh H. Tommy tersebut. (Rst)





















