CIANJUR – Anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Fraksi Golkar, Lukmanul Hakim, memanfaatkan masa resesnya dengan turun langsung ke tengah masyarakat di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Jumat (6/2/2025). Fokus utama dalam agenda penyerapan aspirasi kali ini adalah penguatan sektor pendidikan dan pengentasan angka putus sekolah.
Dalam kegiatan reses yang berlangsung di SDN Gunung Batu tersebut, Lukmanul Hakim membawa “oleh-oleh” nyata bagi konstituennya berupa penyaluran beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi
“Alhamdulillah, melalui momentum reses ini, saya bisa bersilaturahmi langsung dengan bapak kepala desa, kepala sekolah, dan orang tua siswa. Kehadiran saya di sini untuk memastikan bahwa hak pendidikan anak-anak kita terpenuhi. Tahun ini, sebanyak 208 siswa di SDN Gunung Batu menerima beasiswa PIP jalur aspirasi,” ujar Lukmanul di sela-sela kegiatannya.
Lukmanul menjelaskan, isu pendidikan menjadi prioritas dalam perjuangannya di parlemen. Ia menyoroti tantangan besar di wilayah Kecamatan Cipanas, yakni masih adanya angka anak tidak sekolah (ATS) yang cukup signifikan.
“Melalui stimulan program PIP ini, saya ingin menjawab persoalan tingginya angka putus sekolah. Target kita jelas, angka tersebut harus terkikis habis hingga nol persen. Pendidikan adalah kunci percepatan kualitas hidup masyarakat di Sindangjaya,” tegas legislator Golkar tersebut.
Tak hanya soal beasiswa, dalam sesi serap aspirasi tersebut, Lukmanul juga menerima keluhan terkait minimnya fasilitas sarana dan prasarana sekolah. Menanggapi hal itu, ia secara simbolis memberikan bantuan unit printer untuk menunjang administrasi sekolah dan berkomitmen memperjuangkan perbaikan ruang kelas serta perpustakaan.
“Saya sudah berbicara dengan Kepala Sekolah dan Kepala Desa. Fasilitas seperti ruang kelas dan perpustakaan harus memadai. Ini akan menjadi catatan penting bagi saya untuk didorong di tingkat kabupaten agar ke depan ada alokasi anggaran yang mengarah ke sana,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SDN Gunung Batu menyambut baik langkah nyata anggota dewan tersebut. Ia menyebut kehadiran Lukmanul Hakim sebagai bentuk tanggung jawab moral seorang wakil rakyat.
“Ini adalah bentuk apresiasi dan kolaborasi nyata antara dunia pendidikan dengan DPRD. Pak Lukmanul datang bukan untuk kampanye, tapi menjawab janji politiknya melalui percepatan bantuan pemerintah. Kami berharap komunikasi ini terus berlanjut demi kemajuan pendidikan di Cianjur,” ucapnya.
Senada dengan itu, Kepala Desa Sindangjaya mengapresiasi perhatian Lukmanul Hakim terhadap wilayahnya. Menurutnya, program aspirasi yang dibawa sangat membantu meningkatkan indeks pendidikan desa yang selama ini masih tergolong rendah.
“Terima kasih kepada Pak Lukmanul yang telah merealisasikan programnya di Desa Sindangjaya. Bantuan ini sangat membantu meminimalisir angka putus sekolah di wilayah kami,” tutup Kades. (Rst)





















