Kutacane — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Agara Kabupaten Aceh Tenggara mengalami kerugian besar akibat dampak bencana alam yang melanda wilayah tersebut sejak November lalu. Total kerugian ditaksir mencapai hampir Rp50 miliar, menyusul rusaknya infrastruktur vital di sejumlah wilayah sumber air.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Agara, Mat Budiman, kepada awak media pada Kamis, 1 Desember 2026, saat ditemui di lokasi Intake (Intex) LW Harum Siang.
Menurutnya, sejak awal bencana pada November 2026, kondisi infrastruktur perusahaan air minum daerah mengalami kerusakan parah. Beberapa titik serapan air di sejumlah kecamatan terdampak berat, sehingga mengganggu proses distribusi air bersih kepada masyarakat.

“Sejak bencana terjadi, infrastruktur PDAM porak-poranda. Beberapa wilayah sumber air rusak berat dan ini berdampak langsung pada pelayanan air bersih ke pelanggan,” jelas Mat Budiman.
Ia menambahkan, dampak kerusakan tersebut tidak hanya dirasakan oleh pelanggan, tetapi juga berimbas serius terhadap kondisi internal perusahaan. Selama hampir satu bulan terakhir, suplai air bersih ke konsumen tidak maksimal, sehingga berpengaruh pada pendapatan perusahaan.
“Kami tidak bisa memaksakan pelanggan untuk membayar retribusi air bersih, karena layanan yang mereka terima tidak normal. Akibatnya, pendapatan menurun drastis dan berdampak pada kestabilan gaji karyawan,” ungkapnya.
Dalam konfirmasi lanjutan bersama awak media di lokasi Intake utama PDAM Tirta Agara, yang juga dihadiri media elektronik Metro TV, Mat Budiman menegaskan bahwa secara keseluruhan kerusakan infrastruktur PDAM di seluruh Kabupaten Aceh Tenggara menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai sekitar Rp50 miliar.

“Kami berharap pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah daerah dapat segera turun tangan untuk menghitung secara resmi kerugian yang dialami PDAM Tirta Agara, sekaligus membantu proses rekonstruksi agar pelayanan air bersih kepada masyarakat bisa kembali normal,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa PDAM Tirta Agara merupakan perusahaan air minum utama di Kabupaten Aceh Tenggara, sehingga pemulihan infrastruktur menjadi kebutuhan mendesak demi kepentingan masyarakat luas di Negeri Sepakat Segenap.
Laporan: Deni Affaldi
Detik Update
















