Aceh Tenggara, Langkah segar diambil oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara di penghujung tahun. Di bawah kepemimpinan Bupati HM Salim Fakhry, SE, MM, sebanyak 58 pejabat resmi mengemban amanah baru setelah prosesi pelantikan khidmat yang berlangsung di Oproom Setdakab, Senin (29/12).
Bukan sekadar rotasi biasa, pelantikan ini membawa misi besar: akselerasi kualitas pendidikan dan kesehatan langsung di garda terdepan masyarakat.
Reformasi di Sektor Pendidikan dan Kesehatan
Porsi terbesar dalam pelantikan kali ini menyasar sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan harian warga. Sebanyak 37 Kepala Sekolah (SD & SMP) dan 18 Kepala Puskesmas resmi dilantik.
Ini menandakan komitmen Bupati untuk menyuntikkan energi baru ke sekolah-sekolah dan pusat kesehatan masyarakat di seluruh pelosok Aceh Tenggara. Dengan pimpinan baru, diharapkan ada inovasi dalam kegiatan belajar mengajar serta pelayanan kesehatan yang lebih ramah dan responsif.
Lebih dari Sekadar Seremoni
Dalam arahannya, Bupati Salim Fakhry menegaskan bahwa jabatan ini bukanlah “hadiah”, melainkan tanggung jawab besar. Beliau menggarisbawahi beberapa poin penting:
Langkah Strategis: Pelantikan ini adalah upaya menata organisasi agar tidak kaku dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Sesuai Aturan: Pengisian jabatan dipastikan telah melewati prosedur hukum yang ketat dan transparan.
Tiga Pilar Utama: Bupati menuntut setiap pejabat bekerja dengan Profesionalisme, Integritas, dan Tanggung Jawab.
Pelantikan ini adalah langkah strategis dalam penataan organisasi agar mampu menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks,” tegas Salim Fakhry di hadapan para pejabat baru.
Harapan Masyarakat
Dengan dilantiknya tiga pejabat administrator serta puluhan kepala sekolah dan kepala puskesmas, masyarakat kini menanti perubahan nyata. Harapan besar tertuju pada peningkatan disiplin birokrasi dan kemudahan akses layanan publik yang lebih transparan.
Kini, bola ada di tangan para pejabat yang baru dilantik. Akankah penyegaran ini membawa Aceh Tenggara ke arah yang lebih maju? Kita nantikan karya nyata mereka di lapangan
Redaksi
















