BREBES,detikupdate.com – Pertemuan antara perwakilan Masjaka Babakan dengan tim konsultan pengawas proyek normalisasi saluran drainase di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ketanggungan, berlangsung alot namun konstruktif pada Jumat (22/5). Momen ini menjadi langkah awal penting dalam pembangunan saluran sepanjang 6 kilometer yang rencananya dibangun atas usulan langsung dari masyarakat melalui Masjaka Babakan. Poin utama pembahasan terpusat pada spesifikasi ukuran saluran serta fungsi utama drainase tersebut.sabtu 23/05/2026
Tim konsultan memiliki pandangan teknis bahwa fungsi dasar saluran di sepanjang jalan utama adalah khusus untuk menampung dan membuang air hujan yang jatuh di badan jalan guna mencegah genangan di lintasan lalu lintas. Sementara itu, H Mahfudin alias Masjaka Babakan menyampaikan aspirasi masyarakat setempat yang mengingkan saluran drainase tersebut juga berfungsi menampung dan mengalirkan air buangan dari rumah-rumah warga yang berada tepat di pinggir jalan tersebut. Menurut mereka, keberadaan saluran berukuran memadai sangat dibutuhkan untuk mengatasi masalah pembuangan air limbah dan air hujan dari pemukiman yang selama ini sering meluap.
Diskusi berjalan cukup seru dan mendalam terkait pilihan ukuran saluran yang akan diterapkan, yakni antara ukuran 60 cm x 80 cm atau 100 cm x 100 cm.
Perbedaan pandangan mengenai fungsi saluran ini memicu perdebatan teknis yang panjang demi mencari solusi paling tepat guna. Setelah berdiskusi panjang lebar, kedua belah pihak akhirnya mencapai kesepakatan sementara. Sebagai langkah lanjut dan bentuk akurasi teknis, disepakati akan dilakukan uji coba pembuatan satu atau dua unit saluran di lokasi yang telah ditentukan.
Hasil uji coba tersebut nantinya akan menjadi acuan utama untuk menentukan ukuran final dan spesifikasi teknis yang akan diterapkan di sepanjang 6 kilometer rute pembangunan.
“Alhamdulillah, meski diskusi alot, kita punya kesimpulan sementara. Nanti kita lihat hasil uji coba di lapangan, baru kita tentukan keputusan akhir terbaik untuk kepentingan bersama,” ungkap perwakilan Masjaka Babakan usai pertemuan.
Kesepakatan ini menjadi bukti adanya keterbukaan antara unsur masyarakat dan pelaksana proyek. Diharapkan hasil akhir pembangunan drainase ini benar-benar mampu menjawab permasalahan air di wilayah tersebut, baik untuk kebutuhan jalan raya maupun pemukiman warga sekitar.( Gofur )





















