Gayo Lues – Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd, M.Si, meminta seluruh tenaga kesehatan di wilayahnya memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, terutama di fasilitas tingkat pertama seperti Puskesmas. Ia menekankan pentingnya pemerataan layanan kesehatan hingga pelosok, seiring dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 yang digelar di halaman Kantor Bupati Gayo Lues, Senin (17/11/2025).
Suhaidi menyampaikan ini usai membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI. Ia mengatakan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Gayo Lues berkomitmen untuk memperkuat sistem kesehatan daerah. Menurutnya, tenaga kesehatan adalah garda terdepan yang setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Saya dan Pak Wakil Bupati berkomitmen karena pelayanan kesehatan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Mari kita berikan pelayanan yang prima,” kata Suhaidi.
Ia memberi penekanan pada teknis pelayanan di lapangan. Salah satu yang paling ditekankannya adalah soal rujukan pasien. Suhaidi minta agar Puskesmas tak langsung merujuk pasien ke rumah sakit kabupaten jika penyakit masih bisa ditangani di tingkat kecamatan atau desa.
“Karena masyarakat akan terbebani. Walaupun biaya pengobatan ada jaminan kesehatan, tapi ongkos transportasi, makan, dan biaya hidup ke kabupaten tetap mereka tanggung,” jelasnya.
Menurutnya, pelayanan yang cepat dan cukup di tempat terdekat akan sangat membantu warga, apalagi yang tinggal jauh dari pusat kabupaten. Ia menilai, penanganan awal yang maksimal bisa mencegah beban biaya tambahan bagi keluarga pasien.
Usai upacara, Pemkab Gayo Lues juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tenaga kesehatan dan fasilitas yang berprestasi. Penghargaan diberikan kepada mereka yang telah purna tugas, fasilitas kesehatan swasta yang berkontribusi tinggi, hingga Puskesmas dengan pelaporan terbaik pada berbagai kategori.
Beberapa di antaranya adalah Puskesmas dengan pelaporan E-PPGBM tercepat dan paling akurat, capaian bulan imunisasi anak sekolah terbaik, laporan penyakit tidak menular tercepat, dan laporan kesehatan jiwa terbanyak serta tercepat selesai.
Suhaidi berharap seluruh insan kesehatan terus meningkatkan pelayanan dan tak lupa menjaga sisi kemanusiaan dalam kerja mereka. Menurutnya, HKN tahun ini jadi momen pengingat agar pelayanan kesehatan tidak hanya cepat, tapi juga menyeluruh, ramah, dan adil bagi semua warga.
“Jangan biarkan masyarakat makin susah karena urusan berobat. Kita hadir untuk memudahkan mereka,” pungkasnya. (Dedi Sembiring)





















