Kafilah MTQ Aceh Tenggara Diingatkan Jaga Martabat Daerah dan Tampil Kompetitif di Pidie Jaya

DENI AFFALDI

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 17:37 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE — Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menargetkan kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) daerahnya untuk menembus posisi 10 besar pada pelaksanaan MTQ ke-XXXVII tingkat Provinsi Aceh yang berlangsung di Kabupaten Pidie Jaya, 1 hingga 8 November 2025 mendatang. Target tersebut disampaikannya saat melepas keberangkatan kafilah Aceh Tenggara di kediaman pribadinya di Kute Muara Lawe Bulan, Kecamatan Babussalam, Kamis (30/10).

Harapan tersebut bukan tanpa alasan. Bupati menyatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tenggara selama ini telah menunjukkan konsistensinya dalam mendukung pembinaan dan peningkatan kualitas para peserta MTQ, termasuk melalui pengalokasian anggaran daerah secara khusus untuk kebutuhan pelatihan dan penguatan kapasitas kafilah.

“Tahun lalu kita berada di posisi ke-23 dari 23 kabupaten/kota peserta MTQ di Simeulue. Itu sangat mengecewakan. Maka dari itu, tahun ini Aceh Tenggara harus keluar dari peringkat terbawah dan masuk ke dalam 10 besar,” ujar Salim Fakhry di hadapan peserta dan rombongan yang akan bertolak ke Pidie Jaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, hasil di Simeulue menjadi pengalaman berharga sekaligus titik awal untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan perbaikan serius pada MTQ tahun ini. Ia menilai target menembus sepuluh besar cukup realistis, terlebih dengan upaya dan komitmen yang telah ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam pembinaan intensif terhadap peserta sejak jauh hari.

“Target ini bukan sekadar ambisi, tapi merupakan bagian dari tanggung jawab kita semua. Sudah waktunya Aceh Tenggara tampil dan diakui dalam ajang ini. Kafilah kita harus bisa bersaing, harus mampu menunjukkan prestasi dan memberikan kebanggaan untuk Bumi Sepakat Segenep,” tambahnya.

Bupati juga memberikan perhatian khusus terhadap tata kelola dan manajemen kafilah selama kegiatan berlangsung. Ia meminta Dinas Syariat Islam sebagai penanggung jawab teknis untuk menjaga profesionalisme dan memastikan seluruh peserta berada dalam kondisi terbaik, baik dari aspek kesiapan mental, fisik, maupun perilaku.

“Kadis Syariat Islam harus bertanggung jawab terhadap kafilah. Jangan sampai muncul laporan yang merugikan atau mencemarkan nama baik daerah. Kafilah kita harus menunjukkan jati diri yang bermartabat, menjaga persatuan serta menjunjung tinggi nama baik Aceh Tenggara,” kata Salim Fakhry menekankan.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati menyerahkan bonus kepada kafilah sebagai bentuk apresiasi dan motivasi. Penyerahan dilakukan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Dandim 0108 Aceh Tenggara, Kapolres, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua Mahkamah Syari’ah Kutacane. Bonus serupa juga diberikan bagi peserta MTQ sebelumnya yang telah menorehkan prestasi dalam ajang tingkat provinsi tahun 2023 di Simeulue.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tenggara, M. Rasadi, melaporkan bahwa untuk MTQ XXXVII kali ini, kafilah Aceh Tenggara akan mengikuti delapan cabang perlombaan. Di antaranya, Tilawah Al-Qur’an (11 peserta), Hifzhil Qur’an (18 peserta), Tafsir Bahasa Indonesia (1 peserta), Fahmil Qur’an putra dan putri (6 peserta), Syarhil Qur’an (3 peserta), Khattil Qur’an (3 peserta), Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (2 peserta), dan Hafalan Hadist (2 peserta).

Rasadi menambahkan, jumlah total kontingen yang diberangkatkan ke Pidie Jaya mencapai 70 orang, terdiri dari peserta, pelatih, official, panitia, tim keamanan, tim media dari TV Agara, hingga pendamping dan pengemudi.

MTQ XXXVII tingkat Provinsi Aceh menjadi ajang bergengsi yang bukan hanya menjadi sarana kompetisi religius antardaerah, tetapi juga forum untuk menampilkan kualitas pembinaan Al-Qur’an masing-masing wilayah. Dengan target sepuluh besar yang telah ditetapkan, Bupati Salim Fakhry berharap para peserta dapat berkompetisi secara optimal dan membawa nama baik Aceh Tenggara ke panggung prestasi yang lebih tinggi. (RED)

Berita Terkait

(UGL) secara resmi melepas 145 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Ketambe.
Transaksi Sabu di Warung Tutup Terbongkar, Pria di Aceh Tenggara Diamankan Sat Resnarkoba Polres Agara
SMAN Perisai Kutacane Kembali Ukir Prestasi, Raih Persentase Kelulusan SNBP Tertinggi di Aceh Tenggara
Digerebek Saat Santai di Rumah, 3 Pria Tak Berkutik – Sat Resnarkoba Polres Agara Temukan Ganja Belasan Kilo
Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara Ringkus Pelaku Sabu di Pondok Kebun, Barang Bukti Disembunyikan di Bawah Pohon Pinang
Dua Petani di Aceh Tenggara Tertangkap Tangan Miliki Sabu, Sempat Buang Barang Bukti Saat Digerebek
Sat Narkoba Polres Agara Bongkar Peredaran 17,80 Kg Ganja, Pelaku Masih 21 Tahun
LSM KOMPAK: Tuduhan kepada Bupati Aceh Tenggara Harus Didukung Bukti, Bukan Sekadar Narasi Provokatif

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 12:48 WIB

Polres Tegal Gelar Gladi Bersih Sispamkota di Depan Pemda Kabupaten Tegal

Selasa, 21 April 2026 - 20:50 WIB

Mendukung progam pemerintah Indonesia asri,Polsek Paguyangan Polres Brebes Gelar Kerja Bakti

Senin, 20 April 2026 - 13:06 WIB

Polri Gelar Esports Day 5 Di Dukuhwaru Dan Talang Untuk Wadah Kreativitas Generasi Muda

Senin, 20 April 2026 - 11:15 WIB

Bupati Brebes Lantik 14 Kepala Desa PAW, Tekankan Transparansi dan Sinergi

Minggu, 19 April 2026 - 18:57 WIB

Senam Sehat Gratis dan Bazar UMKM Hadir di Kemurang Wetan, Mulai 26 April!

Minggu, 19 April 2026 - 08:13 WIB

Truk Alami Kecelakaan Tunggal di Tarub, Polisi Sigap Amankan Lokasi dan Evakuasi Pohon Tumbang

Jumat, 17 April 2026 - 18:58 WIB

Polres Tegal Gelar Latihan Sispamkota Hadapi Kontijensi, Libatkan Personel Polsek Jajaran

Kamis, 16 April 2026 - 21:09 WIB

Harapan yang Pupus di Pagi Buta, Advokat Cianjur Tewas Ditabrak Pick-Up

Berita Terbaru