CIANJUR – Di balik sejuknya udara Puncak, siapa sangka tersimpan aroma curang dari ribuan botol oli palsu yang siap mengalir menipu mesin-mesin kendaraan warga.
Jumat (31/10/2025) pagi, langkah tegas anggota Kodim 0608/Cianjur mengakhiri permainan licik itu lewat penggerebekan di sebuah rumah di Desa Ciherang, Kecamatan Pacet.

Aksi ini berawal dari laporan warga yang curiga akan aktivitas “asing” di rumah yang belakangan ternyata menjadi sarang penyimpanan pelumas tiruan.
Laksana membuka kotak Pandora, petugas gabungan dari Intel Kodim dan Koramil Pacet menemukan tumpukan kardus berisi oli berbagai merek terkenal dari MPX2 hingga Enduro,namun semua palsu belaka.
“Total ada sekitar 3.500 botol oli palsu yang kami amankan,” ujar Dandim 0608/Cianjur, Letkol Inf Bistok Barry Simarmata, menegaskan. di antara ribuan botol itu, satu orang berinisial RL (42) ikut diamankan.
Ia diduga menjadi pemain utama di balik bisnis licik ini, menjual pelumas murahan yang disamarkan dengan wajah merek ternama.
Untuk memastikan kebenaran, pihak Kodim bahkan mendatangi dealer resmi Honda dan Yamaha. Hasilnya, Semua oli itu hanyalah “kamuflase” palsu dari ujung tutup botol hingga labelnya. “Sudah kami konfirmasi, seluruhnya ilegal, ini jelas merugikan masyarakat,” tegas Dandim.
Untungnya, langkah cepat warga dan aparat membuat peredaran oli palsu ini belum sempat meluas.
Kini, sang pelaku beserta barang bukti diserahkan ke Polres Cianjur. Polisi akan menelusuri lebih jauh siapa saja di balik jaringan minyak licin penipu ini.
“Mesin butuh pelumas, bukan kebohongan,” ujar Dandim menutup pernyataannya. “Kami berharap masyarakat tetap waspada, jangan ragu melapor jika ada yang janggal. Karena kejahatan, sekecil apa pun, pasti akan tercium juga.” (Rst)





















