Gayo Lues – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Gayo Lues terus berlanjut. Salah satu sasaran fisik yang dikerjakan adalah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi 5 warga Kampung Gajah, Kecamatan Pining yang kurang mampu.
Kelima unit rumah tersebut adalah milik Bapak Samsir, bapak Sabki, ibu Sapinah, Bapak Radiansyah, bapak Kadir. Kelimanya merupakan warga Kampung Gajah Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues.
Pembangunan 5 unit RTLH di Kampung Gajah Program TMMD ke-130 dikerjakan secara gotong-royong, kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan sasaran fisik RTLH yang mencakup lima unit rumah bagi warga penerima manfaat.
Pelaksanaan TMMD ke-130 juga menjadi wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan. Melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan, program ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Gayo Lues.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Letkol Arm Frans Desiafan Eka Saputra, S.H melalui Wadansatgas Kapten Inf MHD Syafi’i Sirait kepada media ini kemarin, Minggu (25/10/26) di Posko TMMD ke-130 TA 2026 mengatakan, pada H+12 pembangunan RTLH baru mencapai hampir 27,6 persen. Yaitu itu RTLH 1 = 30%, RTLH 2 = 30%, RTLH 3 = 30%, RTLH 4 = 25%, RTLH 5 = 23%.
Beliau menjelaskan bahwa program pembangunan 5 unit RTLH ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan hidup bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah TMMD.
“Kemanunggalan TNI dengan rakyat terlihat melalui keterlibatan langsung Satgas dan masyarakat dalam pekerjaan di lapangan. Hubungan yang terjalin melalui gotong royong menjadi modal untuk membangun kepercayaan, solidaritas dan kepedulian terhadap kesejahteraan warga,” ujarnya.



















