Kutacane – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMAN Perisai Kutacane. Pada tahun 2026, sekolah ini berhasil meraih persentase kelulusan siswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tertinggi se-Kabupaten Aceh Tenggara, dengan capaian sebesar 88%. Para siswa berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia seperti, USU, USK, UNIMED, ITS dan ISI Padang.
Capaian ini bukanlah yang pertama. SMAN Perisai Kutacane tercatat telah mempertahankan posisi sebagai sekolah dengan persentase kelulusan SNBP tertinggi selama lima tahun berturut-turut. Konsistensi ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan serta pembinaan akademik yang terus ditingkatkan dari tahun ke tahun.
Tidak hanya itu, SMAN Perisai Kutacane juga kembali ditetapkan sebagai sekolah unggulan berbasis boarding di Aceh Tenggara berdasarkan Keputusan Gubernur Aceh Nomor 400.3.8.7/875/2025. Penetapan ini semakin memperkuat posisi SMAN Perisai Kutacane sebagai lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul melalui sistem pendidikan terpadu, baik akademik maupun pembinaan karakter.
Keberhasilan ini mencerminkan kerja keras seluruh pihak, mulai dari siswa, guru, hingga dukungan orang tua. Dengan strategi pembelajaran yang terarah serta pendampingan intensif dalam persiapan SNBP, SMAN Perisai Kutacane mampu mencetak lulusan yang kompetitif di tingkat nasional.
Kepala SMAN Perisai Kutacane, Bapak Nyak Lamudin, S. Pd., MM. menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas prestasi yang diraih siswa-siswi kami tahun ini. Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, dan komitmen seluruh warga sekolah. Penetapan kembali sebagai sekolah unggulan boarding oleh Pemerintah Aceh juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihak sekolah akan terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan agar prestasi ini dapat dipertahankan di masa mendatang.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat pembinaan akademik dan karakter siswa agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga global,” tambahnya.
Disisi lain, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN Perisai Kutacane, Bapak M. Daudi, S.Si turut menjelaskan bahwa keberhasilan siswa dalam meraih kelulusan SNBP tidak terlepas dari pola persiapan yang telah dirancang secara sistematis dan berkelanjutan.
Ia menyampaikan bahwa sejak awal, sekolah telah memetakan potensi akademik siswa melalui penilaian rapor, minat, serta bakat yang dimiliki masing-masing peserta didik. Dari pemetaan tersebut, pihak sekolah kemudian memberikan pendampingan intensif, termasuk bimbingan belajar terarah, penguatan nilai akademik, serta konsultasi pemilihan program studi yang sesuai dengan kemampuan dan peluang.
“Kami menerapkan pola pembinaan yang terstruktur, mulai dari kelas X hingga kelas XII. Siswa tidak hanya difokuskan pada capaian nilai, tetapi juga diarahkan untuk konsisten dalam prestasi dan aktif dalam kegiatan pendukung yang menjadi penilaian SNBP,” ujarnya.





















