Menuju Wisuda 2025, UGL Kukuhkan Mahasiswa FKIP dalam Rapat Senat Terbuka

DETIK UPDATE

- Redaksi

Rabu, 5 November 2025 - 23:42 WIB

50349 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Civitas Akademika UGL Kukuhkan Lulusan Prodi PKO dan Pendidikan Biologi

KUTACANE  — Civitas akademika Universitas Gunung Leuser (UGL) Aceh menggelar Rapat Senat Terbuka Yudisium Sarjana Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (4/11/2025). Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna UGL ini menjadi momen penting menjelang pelaksanaan wisuda tahun 2025 yang sudah di depan mata.

Yudisium ini diadakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), dan menetapkan mahasiswa dari dua Program Studi—Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) dan Pendidikan Biologi—secara resmi sebagai lulusan dan berhak menyandang gelar akademik Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum Yayasan Perguruan Gunung Leuser (YPGL), Drs. Jamanuddin, M.AP, bersama Ketua Dewan Pengawas, Drs. H. Syahbudin BP, Rektor UGL Dr. Indra Utama, M.Pd., serta Dekan FKIP Habibul Akram, S.Pd., M.Si., beserta jajaran dosen, staf, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Rektor UGL menyampaikan rasa bangga atas capaian akademik para mahasiswa yang telah melalui proses panjang hingga akhirnya diyudisium. Ia mengingatkan bahwa gelar sarjana bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar di tengah masyarakat, khususnya di dunia pendidikan.

“Kami berharap para lulusan FKIP UGL menjadi tenaga pendidik yang profesional, berkarakter kuat, dan memiliki dedikasi tinggi untuk mendorong kemajuan pendidikan, terutama di Aceh Tenggara yang kita cintai ini,” ujar Rektor.

Senada dengan itu, Ketua YPGL juga berpesan agar para jebolan UGL mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, kebutuhan akan pendidik yang adaptif, inovatif, dan bermoral sangat mendesak di tengah tantangan zaman.

Prosesi yudisium berlangsung khidmat dan penuh haru. Para lulusan disemangati untuk melanjutkan langkah mereka ke dunia kerja dengan tetap menjaga nilai-nilai akademik dan integritas intelektual. Para orang tua yang turut hadir tampak bangga menyaksikan putra-putri mereka dikukuhkan sebagai sarjana setelah menempuh perjuangan pendidikan selama bertahun-tahun.

Dekan FKIP, Habibul Akram, dalam laporannya menyebutkan bahwa seluruh lulusan telah menyelesaikan berbagai tahapan akademik mulai dari tugas akhir, praktik lapangan, hingga ujian pendadaran, sesuai dengan standar kurikulum nasional. Ia juga menegaskan bahwa lulusan FKIP UGL memiliki bekal tidak hanya secara teoritis, tetapi juga praktik profesional yang kuat.

“Kita meluluskan pendidik, bukan hanya pemegang ijazah. Tugas kita bukan selesai di sini, tetapi bagaimana membimbing lulusan agar siap terjun ke lapangan dan menginspirasi generasi muda,” katanya.

Dengan yudisium ini, FKIP Universitas Gunung Leuser menegaskan peran pentingnya sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen mencetak pendidik berkualitas di wilayah tengah Aceh, khususnya Aceh Tenggara. Ke depan, para lulusan diharapkan menjadi motor penggerak pendidikan yang relevan dengan kebutuhan lokal tanpa melepaskan wawasan global.

Pelaksanaan wisuda Universitas Gunung Leuser tahun 2025 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan, menandai tonggak resmi peralihan status mahasiswa menjadi alumni. Bagi masyarakat Aceh Tenggara, kehadiran para lulusan FKIP UGL juga menjadi harapan akan hadirnya pendidik-pendidik muda yang mampu membawa perubahan dan kemajuan pendidikan daerah secara berkelanjutan.

Laporan : Deni Affaldi

Berita Terkait

Duta Saman instiitue jakarta Siap Menampilkan tari tangan seribu di Korea Selatan, Usung Misi Budaya dan Martabat Bangsa di Festival Tari Internasional Busan 2026
Material Batu Proyek Bronjong di Kutacane Lama Aceh Tenggara Banyak Ukuran Kecil Pengawasan Tutup Mata Dan Tanpa Papan Informasi
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Kapolres Aceh Tenggara Bersama Forkopimda Dukung Program Presiden RI
Lawe Harum Jadi Cermin Buruk Tata Kelola Proyek, Sawah Tetap Kekurangan Air dan Petani Dipaksa Bertahan Sendiri
Terungkap! Kasus Kekerasan terhadap Anak yang Mengakibatkan Meninggal Dunia di Aceh Tenggara, Pelaku Berhasil Ditangkap
Kapolda Aceh Salurkan Bantuan Korban Banjir dan Santuni Santri Berprestasi di Aceh Tenggara
Kapolda Aceh Apresiasi Kekompakan Polres Aceh Tenggara, Kunjungan Kerja Berlangsung Penuh Kehangatan dan Semangat Kebersamaan
Polres Aceh Tenggara Gelar Rikkes Berkala TA 2026, Kapolres Turut Ikuti Pemeriksaan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:25 WIB

PAS Beres Diluncurkan, Pemkab Brebes Persempit Celah Korupsi Presensi ASN

Senin, 25 Mei 2026 - 16:13 WIB

Satpol PP Brebes Genjot Legalitas Hotel dan Karaoke, Antisipasi Prostitusi Terselubung hingga Miras

Senin, 25 Mei 2026 - 14:50 WIB

Reses di SDN Cimacan II, H. Lukmanul Hakim Dengarkan Aspirasi Warga dan Pastikan Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Senin, 25 Mei 2026 - 10:38 WIB

Geger Seorang Anak Meninggal Dunia Akibat Tenggelam, Polisi Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian dan Evakuasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:06 WIB

Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:06 WIB

Program Wardoyo: Ribuan Paket Sembako Dibagikan ke Warga Kurang Mampu Kecamatan Losari  

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:34 WIB

Semangat Menggelora, Suporter Persib Wilayah Losari Cirebon Padati Jalan Raya

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:54 WIB

Masjaka Babakan dan Konsultan Bahas Rencana Drainase 6 Km Jl. Jenderal Sudirman Ketanggungan

Berita Terbaru