ARM dan Sejumlah Lembaga Pegiat Antikorupsi di Jawa Barat Akan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Desak APH Proses Dugaan Pelanggaran Proyek DBMPR

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:54 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DETIKUPDATE.COM

BANDUNG, || Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bersama sejumlah organisasi dan lembaga pegiat antikorupsi di Jawa Barat menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa dalam waktu dekat guna mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) mengusut dugaan pelanggaran dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang dikerjakan Balai I hingga Balai VI di bawah Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat.

Selain menyampaikan aspirasi melalui aksi unjuk rasa, ARM dan sejumlah lembaga antikorupsi juga berencana menyerahkan laporan resmi beserta dokumen temuan yang mereka himpun dari hasil investigasi lapangan terkait pelaksanaan sejumlah proyek yang diduga tidak sesuai ketentuan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rencana aksi tersebut disepakati dalam rapat koordinasi yang digelar pada Minggu (31/5) di salah satu rumah makan di Kota Bandung. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Umum ARM Furqon Mujahid Bangun bersama sejumlah perwakilan lembaga pegiat antikorupsi yang akan bergabung dalam aksi.

Ketua Umum ARM, Furqon Mujahid Bangun, mengatakan aksi unjuk rasa akan digelar dalam beberapa hari ke depan dengan titik aksi di Kantor Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat di Jalan Asia Afrika, Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, serta Kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

“Kami akan menyampaikan seluruh berkas temuan dan laporan resmi terkait dugaan pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek infrastruktur yang dikerjakan Balai I hingga Balai VI di bawah DBMPR Provinsi Jawa Barat. Berkas tersebut saat ini sedang disusun sebagai alat bukti permulaan untuk dilaporkan kepada aparat penegak hukum,” ujar Furqon.

Menurutnya, berbagai temuan yang diperoleh dari hasil pemantauan dan investigasi lapangan menunjukkan adanya indikasi pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai spesifikasi teknis, kualitas pekerjaan yang dipertanyakan, serta dugaan pengurangan volume pekerjaan pada sejumlah proyek infrastruktur.

Furqon yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Antikorupsi Forum Ormas/LSM Provinsi Jawa Barat menegaskan pihaknya akan mengawal proses pelaporan tersebut hingga ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Temuan-temuan ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Kami akan mengawal laporan ini sampai benar-benar diproses oleh aparat penegak hukum. Jika ditemukan adanya pelanggaran, maka pihak-pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkannya secara hukum,” tegasnya.

Ia menilai kondisi tersebut bertolak belakang dengan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang selama ini mendorong peningkatan kualitas infrastruktur jalan di berbagai daerah.

“Di satu sisi pemerintah terus menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih baik. Namun di lapangan kami masih menemukan sejumlah pekerjaan yang diduga tidak sesuai spesifikasi dan kualitas yang semestinya. Karena itu perlu ada pemeriksaan secara menyeluruh agar masyarakat mendapatkan kepastian dan transparansi,” pungkasnya.

Aksi unjuk rasa tersebut direncanakan melibatkan sejumlah organisasi masyarakat dan lembaga pegiat antikorupsi dari berbagai daerah di Jawa Barat sebagai bentuk dorongan kepada aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti seluruh temuan yang telah dihimpun.

(R**)

Berita Terkait

Bertahun-tahun Lapuk Dimakan Usia, Rumah Warga di Desa Kalisari Losari Cirebon Luput dari Perhatian Pemerintah
Pemdes Ambulu Gelar Nuzulul Quran 17 Ramadhan 1447 H Bersama Buka Puasa  
IHTIBAL TASYAKUR AKHIRUSSANAH YAYASAN BASYIRUN NADZIER ,PENYERAHAN PENGHARGAAN PENYELESAIAN HATAMAN AL QURAN  
Desa Ambulu Membangun,Warga Merasa Bersyukur
Ops Lilin Candi 2025–2026 Resmi Berakhir, Polres Tegal Lanjutkan KRYD Pasca Operasi
Puluhan Ribu Pendukung Sambut Kedatangan Dede April
Pelantikan FPK Kota Tasikmalaya, Viman: Kerukunan Etnis Modal Pembangunan Daerah
Menjelang Nataru, Muhammad Yusuf Kiat Ajak Kabomania Jaga Solidaritas dan Tolak Anarkisme

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:51 WIB

Pelepasan Murid Kelas IX SMP Negeri 4 Tanjung, Momen Haru Penuh Doa dan Harapan  

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:39 WIB

SPMB Brebes 2026 Mulai Berbenah: Daftar Sekolah Kini Lebih Mudah, Transparan dan Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:31 WIB

Lapas Sibolga Jalin Kerja Sama dengan PKBM Talora, Warga Binaan Ikuti Pendidikan Paket dan Keterampilan

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:02 WIB

Jelang Idul Adha 2026, Polsek Paguyangan Gelar Apel Persiapan Pengamanan Malam Takbiran

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:35 WIB

Warga Antusias,RSUI Mutiara Bunda Hadirkan Layanan Spesialis Keliling di Desa Limbangan

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:48 WIB

SMKS Bisma Kersana Resmi Lepas Kelulusan 510 Siswa-Siswi Kelas XII

Rabu, 15 April 2026 - 22:44 WIB

Miris! Seorang Lansia di Brebes Terpaksa Tinggal di Bekas Lahan Makam Bersama Anak SD

Sabtu, 4 April 2026 - 23:58 WIB

Jembatan Kalibuntu Ambrol, Bupati Brebes Turun Langsung Pastikan Warga Tidak Terisolir

Berita Terbaru