Yusuf Riyadi Titip Pesan: Kepengurusan Baru Harus Lebih Dekat dan Melayani Anggota

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 1 November 2025 - 21:56 WIB

501,488 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR – Semangat para pendidik di Kecamatan Cugenang kembali menyala di bawah atap Bale Winaya PGRI, Sabtu (1/11/2025).

Di tempat yang sarat makna perjuangan itu, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cugenang menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) tahun 2025, sekaligus mengukuhkan dan melantik kepengurusan baru untuk masa bakti 2025–2030.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana penuh kekeluargaan terasa sejak pagi. Tepuk tangan para guru menggema ketika nama Jajang Budiman, S.Pd. ditetapkan secara aklamasi sebagai nakhoda baru PGRI Cabang Cugenang.

Ia menggantikan Somantri, S.Pd., sosok yang selama lima tahun terakhir menahkodai organisasi guru itu dengan penuh dedikasi.

Dari laporan yang dihimpun, konferensi tersebut juga menandai demisioner kepengurusan masa bakti 2020–2025. Kini, tongkat estafet perjuangan pun resmi berpindah tangan, sebuah simbol regenerasi yang diharapkan membawa angin segar bagi dunia pendidikan di Cugenang.

Ketua PGRI Kabupaten Cianjur, Yusuf Riyadi, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa konfercab adalah bagian dari siklus lima tahunan yang tak sekadar seremonial, melainkan momentum untuk menata langkah ke depan.

“Ada tiga agenda utama dalam konfercab yakni, laporan pertanggungjawaban, penyusunan program baru, dan pemilihan pengurus. Ini bukan hanya rutinitas, tapi ajang refleksi bagi kita semua,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti terpilihnya ketua baru secara aklamasi sebagai sesuatu yang istimewa.

“Aklamasi ini tanda kepercayaan, setelah Kecamatan Mande, kini Cugenang menjadi cabang kedua yang melahirkan pemimpin melalui kesepakatan bulat. Ini bukti soliditas luar biasa,” ujarnya penuh apresiasi.

Yusuf menambahkan, kepengurusan baru diharapkan mampu menjaga semangat PGRI sebagai tiga serangkai perjuangan, wadah perjuangan, organisasi profesi, dan perlindungan ketenagakerjaan.

“Semoga pengurus baru lebih dekat dengan anggota, mengayomi, dan melayani. Karena sejatinya PGRI berdiri untuk guru, tumbuh bersama guru,” imbuhnya.

Sementara itu, Jajang Budiman yang kini memegang kendali roda organisasi tampak rendah hati saat menyampaikan sambutannya.

“Alhamdulillah, ini amanah besar. Sejujurnya saya sempat ragu, tapi berkat doa dan dorongan rekan-rekan, saya siap berlayar bersama PGRI Cugenang menuju arah yang lebih baik,” tuturnya.

Ia juga memberikan penghormatan kepada ketua terdahulu.

“Pak Somantri bukan hanya pemimpin, tapi guru dan kakak bagi kami. Banyak ilmu dan keteladanan yang kami petik. Insyaallah, program yang baik akan kami lanjutkan, dan yang tertunda akan kami wujudkan,” ucapnya dengan nada haru.

Sementara itu, Somantri, S.Pd., menyampaikan pesan hangat di akhir masa baktinya.

“Lima tahun bukan waktu singkat, tapi bukan pula akhir dari pengabdian, saya percaya, di tangan kepengurusan baru, PGRI Cugenang akan makin kokoh, mampu menjalin kerja sama lebih luas, dan terus memperjuangkan kesejahteraan guru,” ujarnya penuh harapan.

Dengan demikian, konfercab kali ini bukan sekadar pergantian nama dalam daftar kepengurusan. Ia menjadi simbol kelanjutan perjuangan para pendidik, layaknya obor yang terus menyala dari satu tangan ke tangan berikutnya, menerangi jalan pendidikan di bumi Cugenang tercinta. (Rst)

Berita Terkait

Somantri: Pemimpin Datang Silih Berganti, Tapi Semangat Guru Harus Tetap Abadi
Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih ke Jajang Budiman Dalam Konfercab PGRI Cugenang 2025
(UGL) bersama Pemerintah Aceh menggelar rapat finalisasi pembahasan Draft Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama di Kantor Gubernur Aceh,
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
The Latest News in R&B Music: A Look at Super Bowl Performances, New Albums, Rising Stars, and Tribute to Aaliyah
Barack Obama: A Legacy of Progress and Change
The Trump Administration’s Legacy in World Politics: An Assessment
China’s Growing Influence in International Politics: Implications for the World Order

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 01:25 WIB

Marselinus Edwin & Co. Law Office Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Senin, 16 Maret 2026 - 00:47 WIB

Tuding Polsek Bangun Tutup Mata, Cek Faktanya: Polisi Langsung Gerak, Tak Ada Perjudian di Lokasi

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:39 WIB

Forum “Perkara Bangsa” Bahas Posisi Indonesia di Tengah Konflik Global, H.A.B Law Firm Resmi Diluncurkan

Minggu, 15 Februari 2026 - 01:20 WIB

Samsuri, S.Pd.I., M.A. Terima Mandat Penuh Menentukan Cawapres dari Partai Cinta Negeri

Senin, 9 Februari 2026 - 10:58 WIB

200 Kg Ganja Gagal Beredar, BNN Ringkus Tiga Pelaku Jaringan Aceh–Medan

Selasa, 3 Februari 2026 - 11:00 WIB

Pengabdian, Keikhlasan, dan Jalan Panjang Perjuangan

Selasa, 6 Januari 2026 - 19:39 WIB

PW GPA DKI Dukung Keberhasilan BNN Bongkar Pabrik Narkoba Liquid Vape di Jakut

Senin, 5 Januari 2026 - 22:12 WIB

Kasus Penganiayaan Lansia di Pasaman, publik Nilai Kapolda Sumbar Tunjukkan Kepemimpinan Tegas dan Humanis

Berita Terbaru