BREBES//detikupdate.com – Potret kemiskinan ekstrem kembali mencuat di wilayah Jawa Tengah. Seorang pria paruh baya di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menjadi sorotan setelah diketahui tinggal di sebuah hunian yang jauh dari kata layak. Bukan di pemukiman biasa, ia terpaksa mendirikan tempat tinggal di atas tanah bekas kuburan.
Dalam sebuah liputan yang diunggah oleh Narasi News, terlihat kondisi tempat tinggal pria tersebut sangat memprihatinkan. Dinding rumahnya hanya terbuat dari anyaman bambu atau gedek yang sudah mulai usang, dengan perabotan yang sangat terbatas.
Hidup Berdua dengan Bocah SD
Hal yang lebih memilukan adalah pria tersebut tidak tinggal sendirian. Saat ditanya oleh tim liputan mengenai siapa teman tinggalnya, terungkap bahwa ia hidup bersama seorang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
“Tinggal di sini sama siapa, Pak?”
“Ya… (bersama anak yang masih SD),” jawabnya lirih.karena istri saya sudah meninggal sehingga saya hidup berdua sama anak,
Minim Pilihan dan Keterbatasan Ekonomi
Fenomena warga yang tinggal di lahan tidak lazim seperti bekas pemakaman biasanya dipicu oleh himpitan ekonomi yang luar biasa. Ketidakmampuan untuk membeli atau menyewa lahan yang layak membuat sebagian warga kecil terpaksa menempati lahan-lahan yang dianggap “tak bertuan” atau memiliki nilai sosial rendah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai bantuan pemerintah setempat terkait renovasi rumah atau jaminan pendidikan bagi anak SD yang tinggal bersamanya. Kasus ini menambah daftar panjang potret kesenjangan sosial yang memerlukan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Brebes maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Kisah pria ini kini viral dan mengundang simpati dari netizen yang berharap adanya uluran tangan, baik dari pemerintah maupun relawan, agar keduanya bisa mendapatkan tempat tinggal yang lebih manusiawi.( Gofur )





















