Pasar Pangrango Geger: Kasus Asusila Bongkar Buruknya Pengamanan Aset Desa Cipanas

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Kamis, 11 Desember 2025 - 10:52 WIB

50148 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR — Pasar Pangrango, aset resmi milik Pemerintah Desa Cipanas yang sehari-hari menjadi pusat aktivitas ekonomi warga, mendadak menjadi pusat perhatian publik setelah mencuatnya dugaan tindak pencabulan oleh seorang oknum kuli panggul pada Senin (8/12/2025) sore.

Insiden ini tidak hanya mengguncang warga, tetapi juga mempertanyakan kembali efektivitas pengawasan desa terhadap salah satu aset strategisnya.

Dugaan tindakan asusila oleh pelaku berinisial ( F ) kuli angkut yang sehari-hari beroperasi di pasar dibenarkan oleh pekerja pasar, Deni. Ia mengungkapkan bahwa modus pelaku adalah meminjamkan sejumlah telepon genggam kepada korban untuk kemudian merekam tindakan tak pantas di area gudang penyimpanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia punya banyak HP, hampir sepuluh. Modusnya ngasih pinjam HP, lalu aksinya dilakukan di gudang,” ujar Deni saat ditemui di area pasar.

Kasus terungkap setelah kakak salah satu korban memeriksa ponsel adiknya dan menemukan rekaman yang mengarah pada tindakan pencabulan.

Mengetahui hal itu, keluarga korban langsung mencari pelaku mendatangi Pasar Pangrango dan menuntut pertanggungjawaban.

Untuk menghindari aksi main hakim sendiri, warga mengamankan pelaku ke pos ronda sebelum akhirnya diserahkan ke Polsek Pacet. Dari laporan sementara, sedikitnya tujuh anak di bawah umur diduga menjadi korban.

Di balik kasus ini, warga menyoroti lemahnya pengelolaan Pasar Pangrango oleh Pemerintah Desa Cipanas selaku pemilik aset.

Pasar disebut lama dibiarkan tanpa pengamanan yang memadai, sehingga rawan menjadi tempat aktivitas tidak terkontrol.

“Keamanan di sini minim. Banyak anak jalanan bergelantungan, bahkan buang air sembarangan di depan toko. Sudah lama kondisinya seperti ini,” kata seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya.

Sorotan terhadap Desa Cipanas semakin tajam karena Pasar Pangrango merupakan aset yang memberikan pemasukan bagi desa, namun dalam hal keamanan dan pengawasan tidak terlihat adanya sistem yang kuat.

Kanit Reskrim Polsek Pacet, Ipda Cairul Amri Siregar, membenarkan kejadian itu saat dimintai keterangan pada Selasa (09/12/2025).

“Benar, telah terjadi dugaan pencabulan terhadap tujuh anak di bawah umur di Pasar Pangrango. Pelaku sudah kami amankan,” ujarnya.

Karena melibatkan korban anak-anak, penanganan perkara sepenuhnya dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Cianjur sesuai prosedur hukum.

Kasus ini menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Desa Cipanas. Warga berharap desa tidak hanya fokus pada penerimaan dari aset pasar, tetapi juga menjalankan tanggung jawab penuh untuk memastikan keamanan dan kenyamanan.

“Jangan sampai pasar dikelola hanya dari sisi pendapatan, tapi keamanannya dibiarkan. Kejadian ini harus jadi titik evaluasi,” ujar seorang warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses penyidikan masih berlangsung. Masyarakat menantikan tindakan tegas dan perubahan nyata dari Pemerintah Desa Cipanas dalam memperketat pengawasan serta memastikan Pasar Pangrango kembali menjadi ruang yang aman, terutama bagi anak-anak.

(Tim)

Berita Terkait

Tegakkan Kedisiplinan, Kabidpropam Polda Jateng Gelar Gaktibplin di Polres Brebes
Kolaborasi Kemanusiaan: YEU dan RS Panti Rahayu Gelar Layanan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir di Tegalombo Pati
Peduli Kualitas Pendidikan, Anggota DPRD Cianjur H. Lukmanul Hakim Salurkan Beasiswa PIP di SDN Sindanglaya
Ratusan Massa Geruduk PT Lianhua, Skandal Izin ‘Siluman’ dan Pengkhianatan Buruh Lokal Terbongkar
Temukan Tumpukan Kayu di Puncak Simun, GMCB Desak Perhutani dan Polisi Usut Dugaan Penebangan Ilegal
Sinergi Anggota DPRD, Kades, dan Kepsek SDN Cimacan 1 Kawal Penyaluran Beasiswa PIP Aspirasi untuk Ratusan Siswa
Kades Palasari Nyatakan Tidak Berikan Izin Terkait Pembangunan Villa Milik WNA di Bantaran Sungai
Perkuat Sinergi, PT DMGP Salurkan Bantuan Infrastruktur dan Sarana Sosial untuk Warga Ciguntur

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:17 WIB

Tegakkan Kedisiplinan, Kabidpropam Polda Jateng Gelar Gaktibplin di Polres Brebes

Jumat, 23 Januari 2026 - 10:23 WIB

Lepas 35 ASN Purna Tugas, Pemkab Brebes Pesan Tetap Produktif dan Dukung Pembangunan Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:45 WIB

Menyerupai Aksi Unjuk Rasa.Warga Berikan Kejutan Ulang Tahun

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:44 WIB

Semangat Kebersamaan Warnai Peringatan Hari Jadi Brebes di Kecamatan Kersana

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:37 WIB

Isra Mi’raj di Asrama Polisi, Polres Brebes Resmikan Masjid dan Hadroh Santri Brambang

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:19 WIB

Puskesmas Brebes Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan di Bawah Kepemimpinan Dr Heru Padmonobo

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:14 WIB

Warga Desa Blandongan Nikmati Layanan Adminduk dan Cek Kesehatan Gratis

Senin, 19 Januari 2026 - 22:05 WIB

Sukses Amankan Rangkaian Hari Jadi ke-348 Brebes, Kapolres Berikan Apresiasi kepada Personel

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Bongkar Jual Beli Satwa Dilindungi di Riau, Owa Dijual Rp 10 Juta

Sabtu, 24 Jan 2026 - 00:13 WIB